Politik

Kader Diminta Waspada Manuver eks Demokrat

KENDARINEWS.COM — Mundurnya eks politikus senior Partai Demokrat Max Sopacua dari partai barunya menuai sorotan banyak pihak. Tak terkecuali dari para kader partai lamanya. Apalagi nama Max sempat dikaitkan dengan gerakan pendongkelan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kursi ketua umum Demokrat.

Diketahui, Max meninggalkan jabatannya sebagai Ketua Dewan Pembina partai Emas yang dipimpin oleh Hasnaeni. Alasannya merasa sudah tidak sejalan dengan cara Hasnaeni mengelola partai yang baru disinggahinya selama tiga bulan itu.

Max resmi mengundurkan diri dari Demokrat, Desember 2020 dan langsung bergabung dengan Partai Emas sebagai Ketua Dewan Pembina. Saat itu, Max yang merupakan mantan presenter TVRI itu mengklaim merasa seperti penumpang yang diturunkan di tengah jalan. “Sehingga saya harus mencari angkutan untuk pulang dan angkutan ini adalah Partai Emas,” kata Max di DPP Partai Emas.

Merespons hal itu, Ketua BPOKK Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono mengatakan, kader-kader Demokrat diminta untuk mewaspadai manuver politik para eks kader Demokrat. “Kita menghormati hak politik pak Max untuk berpindah-pindah partai, asalkan tidak membuat runyam,” kata Mujiyono.

Lebih lanjut, Mujiyono mengaku prihatin pada Max yang lahir tahun 1946 ini. Sebab Max pernah ikut menikmati masa kejayaan Partai Demokrat. “Tapi entah mungkin salah dapat masukan,” kata Mujiyono. Karena, kata Mujiyono, pada 2019, Max termasuk salah satu dari segelintir orang yang tiba-tiba mendesak agar Kongres Luar Biasa dilaksanakan, padahal Kongres V Demokrat sudah dijadwalkan pada tahun 2020. Kongres ini kemudian terlaksana pada 15 Maret 2020, dihadiri oleh seluruh Ketua DPD, Ketua DPC dan organisasi-organisasi sayap sebagai pemilik suara. Lalu, kongres pun menerima pertanggungjawaban Ketua Umum periode 2015-2020 SBY dan secara aklamasi memilih Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum yang baru.

Mujiyono mengaku, saat ini dirinya masih mengumpulkan fakta-fakta dan data untuk menganalisa kemana politikus senior ini akan bermanuver berikutnya. Wakil rakyat dari dapil Jakarta Timur ini juga mengingatkan, keberhasilan PD mengatasi upaya pengambilalihan kepemimpinan yang dimotori tokoh eksternal awal Februari lalu, tidak akan membuat lawan-lawan politik PD kapok dan tinggal diam.

“Meskipun faktanya mereka gencar menggulirkan berbagai isu negatif, seperti mengadu domba PD dan PDIP, serta otak-atik KLB,” ujar Mujiyono. (jp)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top