Metro Kendari

Jelang AN, Sekolah Wajib Gelar Simulasi

KENDARINEWS.COM — Asesmen Nasional (AN) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat bakal dilaksanakan pada Oktober dan November tahun ini. Guna mendukung kelancarannya, pemerintah mewajibkan seluruh sekolah untuk melaksanakan simulasi.

Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikmudora) Kendari, Muchdar Alimin mengatakan, simulasi penting dilakukan untuk melatih kemampuan IT (Informasi dan Teknologi) pelajar. Pasalnya, AN dilaksanakan berbasis komputer dan full daring (online).

“Asesmen berbeda dengan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) yang diterapkan tahun lalu. UNBK tahun lalu menggunakan server jadi semi daring. Berbeda dengan asesmen ini karena full online,” kata Muchdar kemarin.

Dalam AN berbasis komputer ini, lanjut Muchdar, para pelajar akan diukur sejauh mana kemampuan numerik (berhitung) dan literasi (bernahasa)-nya. Adapun hasilnya nanti akan dijadikan sebagai acuan pengambilan kebijakan di bidang pendidikan. Misalnya, jika rendah capain numerik atau literasinya maka akan dilakukan upaya peningkatan.

“Gurunya akan ditreatmen, akan dievaluasi diberikan pemahaman pembelajaran, dibimtek berkaitan dengan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia). Agar prestasi pelajar meningkat,” kata Muchdar.

Muchdar mengaku, di Kendari pelaksanaan simulasi sementara berjalan di seluruh jenjang SD dan SMP. Rinciannya, sebanyak 126 SD (106 negeri, 20 swasta), dan 41 SMP (23 negeri, 18 swasta). “Pelaksanaannya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setiap perserta didik dan guru diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak (Physical Distancing),” kata Muchdar.

Sekedar informasi, AN merupakan evaluasi yang dilakukan pemerintah untuk memetakan mutu sistem pendidikan di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah. AN menggunakan instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter dan survei lingkungan belajar.

Untuk tingkat SMP sederajat, AN akan dilaksanakan pada 4 – 7 Oktober mendatang dengan jenis asesmen pada hari pertama latihan (10 menit), literasi membaca (90 menit), survei karakter (30 menit). Hari kedua, latihan (10 menit), numerasi (90 menit), dan survei lingkungan belajar (30 menit).

Sementara untuk tingkat SD sederajat, AN akan dilaksanakan pada 8 – 11 November dengan jenis asesmen pada hari pertama latihan (60 menit), literasi (75 menit), survei karakter (20 menit). Hari kedua, latihan (25 menit), numerasi (75 menit), dan survei lingkungan belajar (20 menit). (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top