Nasional

Izin Umrah Masih Menunggu dari Pemerintah Arab Saudi


KENDARINEWS.COM — Jemaah asal Indonesia masih dilarang melaksanakan ibadah umrah di tanah suci. Pemerintah Arab Saudi belum memberikan izin. Kasus Covid-19 yang belum terkendali menjadi alasan pemerintah Arab Saudi belum membuka ruang bagi jemaah umrah asal Indonesia termasuk Sultra.

Plt.Kepala Kanwil Kemenag Sultra Fesal Musaad mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan antara perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah dengan Pemerintah Arab, memutuskan peniadaan sementara pemberangkatan jemaah umrah dari Indonesia ke Arab Saudi. “Belum ada izinnya. Saya minta seluruh jamaah untuk tetap bersabar. Ini demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,” kata Fesal Musaad, kemarin.

Menurut Fesal, secara umum jemaah Indonesia termasuk Sultra sudah siap (umrah), karena sudah diatur dalam Peraturan Menteri Agama RI Nomor 6 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah dan ibadah haji khusus. Hanya kondisinya saat ini Pemerintah Arab yang belum membuka ruang untuk jemaah asal Indonesia. “Jemaah Indonesia masih dilarang berkunjung di Arab Saudi karena penyebaran Covid-19 belum terkendali, sehingga pemerintah arab memilih untuk lebih selektif demi mencegah penularan dan penyebaran Covid-19. Selain itu, Indonesia masih masuk dalam 9 negara yang dilarang melaksanakan ibadah haji dan umrah,” ungkap Fesal.

Kepala Biro Umum Sekjen Kemeng RI ini menambahkan, pemerintah saat ini terus melobi Pemerintah Arab Saudi agar segera mengizinkan jemaah asal Indonesia melaksanakan ibadah umrah di tanah suci.
Sembari menunggu hasil lobi pemerintah, Fesal berharap seluruh masyarakat khususnya jemaah yang hendak melaksanakan ibadah umrah untuk menyukseskan program vaksinasi yang tengah diakselerasi pemerintah Indonesia.

Vaksinasi penting dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 sekaligus sebagai bentuk pengendalian wabah yang menyerang sistem pernapasan itu. “Kalau kasus Covid-19 kita menurun atau bisa dikendalikan tentu akan menjadi bahan pertimbangan tersendiri bagi pemerintah Arab Saudi untuk memberikan izin kepada jemaah kita melaksanakan ibadah di tanah suci,” kata Fesal.

Nindi, salah seorang calon jemaah umrah asal Sultra mengaku sangat menghargai keputusan yang dikeluarkan Pemerintah Arab yang belum mengizinkan jemaah asal Indonesia melaksanakan ibadah ditanah suci. Menurutnya keputusan tersebut merupakan hak pemerintah setempat untuk melindungi warga dan jemaahnya dari penularan Covid-19.

Nindi mengaku masih akan menunggu izin pelaksanaan umrah dari pemerintah Arab Saudi. Sejauh ini, Nindi belum berniat menarik sejumlah uang yang sudah disetorkannya pada salah satu travel umrah di Kendari. “Tunggu saja, mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir dan kita bisa kembali beribadah di tanah suci,” kata Nindi. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top