Merawat Kesehatan APBN di Sultra – Kendari News
Metro Kendari

Merawat Kesehatan APBN di Sultra

(ki-ka) Ekonom Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Dr. Muhammad Syarif, MS, Kepala Bidang Pengembangan Model dan Pengolahan Data Makro, Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Riznaldi Akbar, Kepala OJK Sultra M. Fredly Nasution, KaKanwil DJPb Sultra Ririn Kadariyah, Asisten II Setda Prov. Sultra Hj. Nur Endang Abbas, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, Kepala BPS Sultra Edy Mahmud, Sekot Kendari Hj. Nahwa Umar sebelum seminar Kementerian Keuangan di Hotel Claro, Kendari, Selasa (27/8).

KENDARINEWS.COM — Merawat APBN tetap sehat bukan hanya konsumsi elemen di pentas nasional (Jakarta). Elemen di daerah, termasuk di Sultra punya tanggung jawab yang sama. Diseminasi kebijakan fiskal diselenggarakan Kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Para ekonom dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia turut hadir dalam seminar bertema “Menjaga kesehatan APBN di tengah ketidakpastian ekonomi global” di Hotel Claro, Kendari, Selasa (27/8).

Tema itu dipandang sejalan dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Bangsa ini tidak dapat terlepas dari kondisi perekonomian global yang penuh ketidakpastian, menyusul beberapa isu global, seperti proteksionisme dan perang dagang (trade war) antara AS dan Tiongkok, normalisasi kebijakan moneter AS, moderasi pertumbuhan Tiongkok, perubahan iklim, dan isu geopolitik lainnya. Sehubungan dengan hal tersebut, menjaga kesehatan APBN adalah kunci untuk daya tahan di tengah tekanan perekonomian global.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sultra, Ririn Kadariyah yang tampil sebagai pembicara mengulas kinerja fiskal daerah di Provinsi Sultra. Ririn menjabarkan kinerja perekonomian Provinsi Sultra periode semester pertama tahun 2019 sangat baik namun tumbuh melambat yakni sebesar 6,30 persen, dan masih berada diatas skala nasional 5,05 persen.

Perlambatan disebabkan melambatnya sektor pertambangan dan penggalian dari sisi lapangan usaha dan perlambatan investasi dari sisi pengeluaran. Saat ini, kata Ririn Provinsi Sultra punya 5 sektor unggulan penopang ekonomi, yaitu sektor pertanian, pertambangan, bangunan, perdagangan, dan sektor jasa. “Potensi dan keunggulan yang dimiliki oleh Sultra perlu dioptimalkan pengelolaan dan pemanfaatannya,” ujarnya.

Laman: 1 2 3 4

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top