Metro Kendari

Hari Raya Galungan di Tengah Pandemi, Umat Hindu di Sultra Patuhi Prokes

KENDARINEWS.COM — Hari raya suci merupakan momen yang sangat berbahagia bagi semua umat beragama. Tak terkecuali umat hindu di Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara. Momen Hari raya Galungan yang jatuh pada Rabu (16/9), terasa sangat berbeda. Kondisi ditengah pandemi Covid-19, menuntut masyarakat merayakannya dengan sederhana serta mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Pantauan wartawan KendariNews.com di Desa Jati bali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Kegiatan persembahyangan hari raya Galungan dilaksanakan di Pura (tempat suci agama hindu). Suasananya sedikit berbeda, dimana tahun sebelumnya selalu ramai oleh masyarakat, kini suasananya sepi. Tidak hanya itu, masyarakat juga nampak mengenakan masker, diwajibkan mencuci tangan dan jaga jarak.

“Untuk sementara aktivitas berkumpul kita minimalisir, seperti persembahyangan kali ini, kita bagi menjadi beberapa sesi. Jadi masyarakat bisa bergantian mengikuti persembahyangan, untuk menghindari kerumunan,” Kata I Made budiarta kepala desa Jati bali Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan.

Dirinya mengungkapkan Hari raya Galungan yang dimaknai kemenangan Dharma (Kebaikan) melawan aDharma (Keburukan). Semua umat hindu di Indonesia merayakan dan menghaturkan puja dan puji syukur kehadapan Tuhan yang maha esa. Menurutnya meski perayaan sedikit berbeda, namun tidak mengurangi makna itu sendiri.

“Masyarakat tidak perlu panik berlebihan menghadapi masalah ini, cukup waspada dan terpenting setiap kebijakan yang diambil pemerintah mulai dari Pusat hingga daerah, semua itu untuk kepentingan kita bersama. Selalu terapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas,” tutupnya. (m2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top