Hari Ini Pegawai Mulai Masuk Kantor, Tambah Libur Sanksi Menanti

HEADLINE NEWS

KENDARINEWS.COM — Cuti bersama lebaran berakhir tanggal 16 Mei. Hari ini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mulai berkantor. Untuk memastikan kehadiran para abdi negara ini, Pemprov Sultra maupun Pemkot Kendari akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bagi yang ketahuan menambah waktu libur, sanksi disiplin hingga pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bakal menanti.

Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas mewanti-wanti ASN tak menambah-nambah waktu libur. Sesuai keputusan, libur atau cuti bersama lebaran Idulfitri 1442 Hijriah dimulai tanggal 12 hingga 16 Mei mendatang. Pada tanggal 17 Mei, ASN sudah harus masuk berkantor.
“Ingat, jangan menambah-nambah libur lebaran. Lima hari itu sudah cukup untuk libur. Pada hari Senin depan, kita sudah berkantor lagi,” tandas Lukman Abunawas.

Bagi ASN yang ketahuan menambah libur lanjut mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra, bakal dikenakan sanksi. Hanya saja, ia tak menyebutkan secara spesifik sanksinya. Namun ia menegaskan sanksinya merujuk disiplin ASN. “Mereka yang tidak masuk kantor tanpa alasan jelas akan dijatuhi sanksi,” tegasnya. Untuk memastikan kehadiaran ASN, mantan bupati Konawe dua periode ini berencana akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada hari pertama masuk kantor. “Saya akan pantau. Kecuali dia sakit atau ada orang tua atau keluarganya yang sakit sehingga menyebabkan dia berhalangan tetap itu kita maklumi,” tandasnya.

Sekot Kendari, Hj Nahwa Umar mengungkapkan, seluruh ASN pemkot wajib masuk kantor per 17 Mei 2021 (Hari ini). Itu sudah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri (Menag, Menaker, dan Menpan-RB) nomor 281 tahun 2021 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2021. Dalam SKB tersebut sudah jelas disebutkan bahwa cuti bersama hari raya idul fitri pada 17 – 19 Mei ditiadakan artinya seluruh ASN diwajibkan masuk kantor mulai 17 Mei 2021. “Tidak boleh menambah liburan. Harus masuk. Yang tidak masuk tentu akan dapat sanksi. Kita potong TPP-nya,” tegasnya.

Untuk menegakkan aturan tersebut, pihaknya bakal menggelar sidak diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan tidak ada ASN yang menambah waktu libur. Pihaknya akan dibantu oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Inspektorat, dan pembina instansi masing-masing. “Kita akan sidak. Jadi saya minta seluruh ASN untuk mulai masuk berkantor mulai 17 Mei. Tidak ada alasan masih di luar kota atau masih pandemi covid-19, kan sekarang pertemuan bisa melalui zoom. Para pembina kepegaiwaian di setiap OPD saya minta untuk absen pegawainya satu per satu,” kata Nahwa Umar.

Kendati demikian, Nahwa yakin seluruh ASN lingkup Pemkot Kendari memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap aturan yang ada. Terbukti pada tahun sebelumnya para abdi negara di Kota Lulo itu masuk kantor pada waktunya sesuai dengan aturan yang berlaku. “Mudah-mudahan ini bisa dipertahankan dalam rangka meningkatkan kinerja ASN dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kota Kendari,” kata Nahwa Umar. (b/rah/ags)

Libur Idul Fitri 2021
SKB Tiga Menteri Nomor 281 Tahun 2021
Libur 12 s.d 16 Mei

Pantau Absensi ASN

  1. Wagub dan Sekot Pimpin Sidak
    -Koordinasi dengan BKD (BKPSDM), Inspektorat dan Satpol PP.
  2. Siapkan Sanksi Disiplin dan Pemotongan TPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *