Metro Kendari

Hanya 60 Persen Tempat Tidur Terisi, Pendapatan RS Bahteramas Belum Stabil

KENDARINEWS.COM — Warga yang terpapar Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Sultra kini mulai melandai. Namun, beberapa dampak akibat itu masih terus dirasakan. Salah satunya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas. Hingga kini, pendapatan RS plat merah ini belum seperti yang diharapkan. Direktur RSUD Bahteramas, dr Hasmudin mengatakan penerimaan RS sejak pandemi corona belum membaik. Jika dibandingkan sebelum covid-19, angkanya jauh berbeda. Namun positifnya, penderita covid-19 terus menurun. “Meskipun saat ini kasus di Sultra mulai melandai, bukan berarti kepercayaan masyarakat untuk ke RS bahteramas sudah mulai tinggi. Masyarakat masih belum enggan datang ke RS. Makanya, pendapatan RS ikut turun, ” jelas Hasmudin.

Awalnya, pihaknya menargetkan bisa meraup penerimaan sebesar Rp 119 miliar atau sama dengan capaian tahun 2019 (sebelum covid-19). Namun setelah beberapa bulan berjalan, target penerimaan kemungkinan bakal direvisi. Sebab target penerimaan perbulan masih jauh dari target. “Target pendapatan diangka Rp 119 miliar. Namun setelah kita evaluasi ini kemungkinan bakal direvisi dan dikurangi. Sebab pendapatan perbulan sebelum covid diangka Rp 10 miliar perbulan atau berkisar Rp 120 miliar pertahun . Tetapi saat ini, hanya berkisar diangka Rp 6 miliar, ” jelasnya.

Saat ini, masyarakat masih enggan berobat ke RS termasuk pasien rujukan. Mereka masih khawatir akan tertular lantaran statusnya sebagai RS rujukan pasien covid-19. “Kunjungan sekarang dibanding tahun 2019 masih diangka 60 persen. Tetapi bila dibanding dengan angka tahun 2020 itu jauh. Agak meningkat saat ini. Angka kunjungan 2020 itu dikisaran 30 sampai 50 persen. Kemudian saat ini (2021) saya evaluasi, dari Januari hingga April baru kembali 50 sampai 60 persen, “jelasnya.

Kapasitas tempat tidur yang ada di RS pada tahun 2020 hanya terisi hanya 30 persen, itupun pasien Covid semua. Pasien non covid hanya sedikit. Sementara angka kunjungan ruang isolasi itu di atas 90 persen. “Tetapi kan hanya tempat tidur di isolasi saja. Tetapi untuk seluruh tempat tidur di RS bahteramas dari kurang lebih 400 an tempat tidur hanya 30 persen saja yang terisi di 2020 dan saat ini di 2021 sudah mulai meningkat walau masih jauh dari angka sebelum adanya Covid ,” ujarnya. (c/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top