Hukum & Kriminal

Gunakan Bom Ikan Rakitan, Nelayan Terancam 20 Tahun Penjara

KENDARINEWS.COM — Penangkapan ikan menggunakan bom rakitan sangat dilarang. Sayangnya, masih saja ada oknum nelayan yang menggunakan cara ilegal ini. Tim Direktorat Polairud Polda Sultra berhasil meringkus empat nelayan yang menggunakan bom ikan rakitan. Keempat nelayan tersebut masing-masing berinisial SG (21), RN (19), YF (18) dan BU (15).

Direktur Polairud Polda Sultra, Kombes Pol Suryo Aji mengatakan penangkapan terduga pelaku penyalahgunaan bahan peledak jenis bom ikan dilakukan tim Patroli Subdit Gakkum di wilayah perairan Mawasangka, Buton Tengah (Buteng). “Tim berhasil mengamankan empat pelaku setelah mendapat informasi terkait adanya penangkapan ikan menggunakan bom,” ungkapnya.

Dari informasi itu, tim melakukan penyelidikan di wilayah perairan tersebut. Anggota Subdit Gakkum bersama dengan ABK Kapal Patroli Polisi XX 2009 melakukan patroli. Setelah beberapa hari melakukan Patroli, tim berhasil mengamankan terduka pelaku beserta barang buktinya.
“Selain empat pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti lainnya. Diantaranya dua kapal bodi batang dengan mesin serta kompresor dan selang, 17 botol bom ikan siap pakai dan 10 buah dopis siap pakai,” bebernya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan kasus ini. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, para pelaku telah ditahan. Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951. “Ancaman hukumannya sangat berat. Mulai hukuman mati, penjara seumur hidup hingga hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun,” tutupnya. (c/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top