HEADLINE NEWS

Gubernur Ingin Sengketa IUP di Blok Mandiodo Tidak Berlarut-larut

KENDARINEWS.COM — Gubernur Sultra, H. Ali Mazi, SH, meminta polemik dan sengketa antara PT. Antam dan 11 pemilik IUP di Blok Mandiodo, Konawe Utara, segera diselesaikan. Hal itu diungkapkan saat menghadiri rapat rekonsiliasi IUP se-Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dilaksanakan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Claro Hotel Kendari, Kamis (17/9/2020)

“Selama ini saya temukan banyak IUP yang terlibat sengketa. Kita harus dudukan bersama dan kita selesaikan agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tidak terganggu dan dapat terus berjalan,” kata Gubernur yang juga bertindak sebagai mediator.

Pertemuan ini diadakan memang untuk memediasi berbagai sengketa yang timbul dalam pengelolaan sektor pertambangan di Sultra. Ini juga merupakan rapat lanjutan setelah sebelumnya diadakan secara tertutup pada tanggal 2 September 2020.

Rapat rekonsiliasi antara PT. Antam dan 11 IUP ini, sengaja khusus dimasukkan dalam agenda rapat tahunan antara pemerintah dan para pemegang IUP yang mengevaluasi semua hal terkait IUP di Sultra.

Suasana pertemuan

Di luar urusan sengketa PT. Antam dan pemilik 11 IUP lainnya, saat ini ada yang memenuhi syarat (RKAB) ada 71 IUP dari 273 IUP (logam), sedangkan non logam terdapat 29 IUP dari 101 IUP. “Jika ini dikelola dengan baik oleh pengusaha dan pemerintah maka semua potensi dan hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Sultra,” tegas Gubernur Ali Mazi.

Sementara itu Jubir Gubernur, Ilham Q, Moehiddin menuturkan, dalam pertemuan 2 September 2020, yang dimediasi oleh Forkopimda dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sultra, terungkap banyak variabel dan jalan keluar yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan sengketa tersebut. Para pihak yang bersengketa, secara spesifik, berkeinginan untuk menyelesaikan masalah dengan minimum resiko. “Para pihak yang bersengketa pun memercayakan penyelesaian masalah kepada Gubernur Ali Mazi dengan sejumlah adendum yang fleksibel dan akuntabel,” tutupnya. (KP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top