Nasional

Dukung Program Pemerataan Energi, PT.Pindad Siapkan 10 Ribu Unit Pertashop

KENDARINEWS.COM — Pemerintah melalui Pertamina (Persero) tengah menggalakkan program pemerataan energi hingga ke desa-desa. Tak tanggung-tanggung, pemerintah berencana memasang sekira 10 ribu Pertashop di seluruh desa, khususnya di wilayah Pulau Jawa.

Guna mendukung program tersebut, PT Pindad International Logistic (PT PIL) yang merupakan pengoperasian PT Pindad (Persero) dalam hal pabrikator Pertashop, memastikan ketersediaan ratusan unit Pertashop yang siap untuk didistribusikan dalam mendukung percepatan program tersebut.

Ketersedian unit Pertashop pada PT PIL tersebut akan disuplai ke PT Pertamina (Persero). PT Pertamina sesuai dengan arahan dari Menteri BUMN, Erick Thohir, yang menargetkan menjual 10.000 unit Pertashop ke seluruh wilayah Indonesia dalam rangka pemerataan energi atau bahan bakar minyak (BBM).

Sebelumnya, Erick Thohir berharap implementasi kemitraan Pertashop dengan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes dipercepat. Dia meminta adanya tim khusus untuk mempercepat implementasi kemitraan ini.

Oleh karenanya, PT PIL selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap mendukung penuh program-program tersebut.

Chief Tehnik PT PIL, Adeng Hudaya, menjelaskan, saat ini ketersediaan stok Pertashop sebanyak 300 unit dan siap untuk didistribusikan. PT PIL mampu memproduksi Pertashop lebih dari 150 unit per bulan.

“Ketersediaan stok saat ini 300 unit yang siap dikirim, sedangkan untuk kapasitas produksi kita mampu memproduksi lebih dari 150 unit per bulan,” ujar Adeng Hudaya, dalam keterangan tertulis yang diterima Kendari News.Com, Jumat (3/9/2021).

Sementara itu, Direktur Utama PT PIL, Suresh Ferdian menambahkan, pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin. Pihaknya siap proaktif dalam mendukung program percepatan implementasi Pertashop ke desa-desa.

Menurutnya, pentingnya percepatan implementasi tersebut, membawa hal-hal baik guna memulihkan perekonomian mikro hingga ke desa-desa pasca didera pandemi Covid-19.

“Sesuai pada visinya yakni mengoptimalkan kontribusi BUMN dalam pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga untuk pembangunan perekonomian desa menjadi penting agar masyarakat dapat bekerja,” terangnya.

“Dengan terdistribusinya Pertashop sebanyak 10.000 unit, maka secara tak langsung sudah menyerap tenaga kerja sebanyak ribuan orang secara masif. Contoh kecilnya seperti orang yang akan bekerja untuk mengoperasikan Pertashop tersebut. Dangan adanya aktivitas itu, tentunya perputaran ekonomi di desa akan meningkat,” sambungnya.

Lebih jauh Suresh menjelaskan, Pertashop juga menjadi pilihan tepat untuk dijadikan investasi. Sebab, proses persyaratan yang mudah hingga biaya yang dikeluarkan pun ringan.

“Peluang kemitraan SPBU mini yang ditawarkan Pertamina melalui Pertashop ini menjadi pilihan tepat. Dari persyaratan yang mudah hingga biaya yang dikeluarkan sedikit, tentunya dengan hasil jangka panjang yang menjanjikan,” tandasnya. (KN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top