Hukum & Kriminal

Dua Pengedar Sabu di Baubau Ditangkap

KENDARINEWS.COM — Seorang sopir mobil berinisial ASW (25) tidak berkutik. Ia bersama rekannya, berinisial MF (29) hanya bisa pasrah saat ditangkap Satresnarkoba Polres Baubau. Kedua warga Kecamatan Wolio, Kota Baubau ini diamankan polisi di Lorong Sakopi, Kelurahan Lamangga, Kecamatan Murhum, Kota Baubau. Para pelaku diduga, berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman mengatakan telah mengamankan sabu sebesar 0,39 gram. Selain itu, pihaknya turun menyita barang bukti lain seperti sebuah buah handphone, satu bungkus plastik besar yang berisikan sachet kosong ukuran kecil yang belum digunakan.

Penangkapan ini kata dia, berawal dari informasi masyarakat. Disebutkan ASW akan melakukan transaksi sabu di jalan Murhum, Kota Baubau. Petugas langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan pemantauan. Dari situ, polisi melihat pelaku sedang berjalan kaki menuju lorong Sakopi dan menangkap pelaku.

“Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu sachet plastik berisikan sabu di saku bajunya dan satu unit handphone. Atas temuan tersebut kemudian dilakukan pengembangan, ASW mengakui kalau sabu tersebut diperoleh dari MF,” ujarnya.

Dari informasi itu, polisi menangkap MF d irumahnya di Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau. MF mengaku, kalau sabu tersebut miliknya yang ia jual dengan harga Rp. 400 ribu kepada ASW. Lalu ASW menjualnya kembali kepada orang lain. Petugas melakukan pengeledahan di rumah MF namun tidak ditemukan barang bukti sabu, yang ditemukan hanya satu bungkus plastik yang berisikan sachet kosong berukuran kecil.

“MF akui kalau selama dua hari sebelum ditangkap, dirinya telah melakukan transaksi sabhu dengan saudara ASW sebanyak empat kali, semua dilakukan dirumah MF. Tersangka dan barang bukti telah berada di Polres Baubau untuk pemeriksaan lebih lanjut, mereka terancam dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) Undang undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya. (c/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top