Hukum & Kriminal

Dua Pengedar Narkoba Diamankan, Polda Sultra Upayakan Pengembangan

Barang Bukti dari TKP 1 atas nama SL

KENDARINEWS.COM– SL (37) dan DW (31) harus berurusan dengan pihak berwajib. Keduanya ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sultra karena membawa, memiliki dan menyimpan narkoba jenis sabu seberat kotor 29,08 gram. Para tersangka diamankan di dua tempat yang berbeda, Kamis (5/8).

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman lewat Kasubdid Penmas Bidang Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh membenarkan penangkapan tersebut. Dijelaskannya, pengungkapan dilakukan tim dari unit 2 subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sultra.

“Tersangka SL tertangkap di sebuah kosan Jalan Mekar, Lorong RCTI Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari sekitar pukul 00.34 wita. Sementara DW tertangkap di Jalan Lumanda, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga pukul 09.40 wita,” ungkapnya, jumat (7/8).

Barang Bukti dari TKP 2 atas nama DW

Tim Lidik, sambungnya, melakukan penyelidikan atas informasi masyarakat yang curiga, SL melakukan peredaran narkoba. Atas informasi itu, tim lidik melakukan penyelidikan dengan metode observasi dan survailance hingga pembuntutan. “Sebelum menangkap SL, tim lidik membuntutinya dan melakukan upaya paksa penangkapan. SL diamankan di kosan tersebut usai menempel sabu,” ujarnya. 

Dolfi mengatakan dari hasil penggeledahan yang di saksikan masyarakat setempat ditemukan satu sachet sabu di kantong celana sebelah kiri SL. Sabu itu dililit lakban warna hitam. “Tim kemudian melakukan pengembangan dirumah SL, lagi ditemukan 36 sachet sabu siap edar dengan berat bruto 17,81 gram,” terangnya.

Saat diinterogasi, SL mengaku bekerjasama dengan rekannya berinisial DW. Tim langsung melakukan pengembangan, hingga berhasil menangkap DW yang sedang berada didalam rumah. Selanjutnya dilakukan penggeledahan, disaksikan saksi masyarakat, ditemukan tiga sachet Kecil sabu seberat 11,27 gram. “Selain sabu, ditemukan pula timbangan digital dan sachet kosong di atas lemari tersangka DW,” katanya. 

Dua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mako Direktorat Reserse Narkoba guna proses Penyidikan lebih lanjut. Dolfi mengatakan tersangka merupakan pengedar, memperoleh narkotika itu dari seseorang di Kota Kendari dengan cara tempel melalui komunikasi handphone.

“Polisi terus melakukan pengembangan, atas perbuatannya kedua tersangka diancam melanggar pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tukasnya. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top