Metro Kendari

DPRD Muna Sorot Pengelolaan Sampah

Foto:Muhammad Akbar Ali/Kendari Pos
Ketgam: Salah satu pemandangan sampah yang berserakan terletak di pasar sentral Laino Kelurahan Laiworu, Kecamatan Batalaiworu.

KENDARINEWS.COM–Pengelolaan sampah di Kabupaten Muna disorot. Pasalnya, banyak sampah yang berserakan dijumpai di beberapa titik kota Raha yang merupakan Ibu Kota Muna. Legislator DPRD Muna Irwan meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muna mengoptimalkan pengelolaan sampah.

Kepada Kendari Pos ia mengatakan, salah satu penyebab kurang maksimalnya pengelolaan sampah karena faktor armada pengangkut sampah masih terbatas. Bahkan armada pengangkut sampah yang beroperasi saat ini sudah terbilang tua. Hanya satu unit armada baru yang merupakan pengadaan tahun 2019. Kondisi keterbatasan armada tersebut, mesti segera mendapat perhatian dari pemkab Muna.

“Harus ada penambahan armada pengangkut sampah. Sehingga optimalisasi pengelolaan sampah bisa tercipta,” kata Irwan, kemarin

Ketua Komisi III DPRD Muna ini menambahkan, optimalisasi pengelolan sampah juga membutuhkan kesadaran masyarakat. Artinya prilaku membuang sampah sembarang tempat mesti direduksi. Karena dampaknya pasti akan kembali kepada masyarakat dan daerah. Termasuk koordinasi yang baik dan tepat antara DLH dan masyarakat mengenai manajemen waktu pembuangan sampah.

“Selama ini terkesan tak teratur waktu pembuangan sampah. Ketika petugas kebersihan telah mengangkut sampah, tak lama kemudian muncul sampah baru di tempat yang sama. Karenanya mesti ada sinergi. Ini juga sangat erat kaitannya dengan tata kelola dan keindahan kota. Jika tidak ada kerja sama antara masyarakat dan pemerintah, maka harapan hadirnya keindahan serta kebersihan kota sulit tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muna Rusman Emba mengakui penangan sampah belum maksimal. Berangkat dari perihal tersebut, penanganan sampah akan dipihakketigakan.

“Regulasinya sedang digodok,” kata Rusman Emba.

Sebagai penanganan awal, kata dia, telah dialokasikan anggaran pengadaan armada pengangkut sampah. Sumber anggarannya berasal dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Dengan adanya tambahan armada nanti, mudah-mudahan penanganan sampah di dalam kota bisa optimal,” pungkasnya. (ali).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top