Metro Kendari

DPRD Dukung Program “Kendari Terang”

H Subhan melakukan monitoring pemasangan lampu di kawasan Kecamatan Kadia.

KENDARINEWS.COM– Upaya Pemkot Kendari dalam meningkatan kualitas penerangan jalan mendapat dukungan dari DPRD. Program “Kendari Terang” yang digagas Wali Kota Kendari Sulkarnain dianggap dapat mencegah aksi kriminalitas terutama pada malam hari.

Ketua DPRD Kendari Subhan, menyebut program “Kendari Terang” sangat baik untuk aplikasikan pada wilayah yang belum tersentuh penerangan jalan seperti lorong dan kawasan perumahan rakyat.

“Masih banyak titik-titik di kendari ini yang belum tersentuh dengan penerangan jalan. Jadi melalui program ini saya kira kawasan yang selama ini gelap bisa diatasi dengan pencahayaan lampu. Program ini, kami dukung dan sudah dianggarkan dalam APBD Kota Kendari tahun ini,” kata Subhan saat memantau pemasangan lampu di kawasan Kecamatan Kadia.

Terpisah, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku pihaknya menargetkan pemasangan sebanyak 6 ribu lampu tahun ini. Pemasangan lampu itu menyasar seluruh wilayah Kendari yang tidak terjamah lampu penerangan jalan. Lanjut dia, tahap pertama pemasangan pada bulan ini (Agustus, red) ditargetkan sekira 2 ribu lampu telah terpasang. Kemudian dilanjutkan pada tahap berikutnya hingga akhir tahun mencapai 4 ribu lampu.

Pada sisi lain, program tersebut sekaligus untuk mengurangi pertumbuhan kawasan lokasilasi baru yang hadir seiring perkembangan kota. “Kita upayakan mengurangi lokalisasi untuk meminimalisir tindak kriminal. Berdasarkan laporan yang kami terima, tindakan kriminal terjadi salah satunya karena situasinya memungkinkan karena tidak adanya penerangan jalan,” kata Sulkarnain.

“Orang tadinya tidak berniat mengganggu orang lain, tapi karena situasinya (gelap) maka tergoda untuk melakukannya. Nah itu jadi perhatian kita untuk terus kita perangi,” tambahnya.

Terkait sumber energi penerangan, Sulkarnain mengaku telah berkordinasi dengan PT PLN (Persero) UP3 Kendari. Ia memastikan energi untuk menerangi kawasan-kawasan “Gelap” kota mencukupi.

“Sekarang kita tidak lagi kekurangan daya karena koneksi listrik dari Sulawesi Selatan sekira 4.000 MW sudah tersambung di bulan Agustus yang lalu. Juga pembangkit listrik kita di Soropia itu sudah beroperasi semua. Ada tiga mesin. Masing-masing 50 MW,” ungkap Sulkarnain.

“Dan kemudian di Moramo, juga sudah beroperasi, ada dua mesin masing-masing 100 MW yang dibangung oleh Sinarmas. Insya Allah sudah terkoneksi dan tidak ada lagi alasan kita kekurangan daya,” tambahnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahteran ini menambahkan, anggaran proyek penerangannya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Jikapun dikemudian hari terjadi kekurangan maka akan diintervensi melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). “Mudah-mudahan dengan Kendari terang ini, tindakan kriminalitas bisa kita tekan, bisa kita kurangi dan sekaligus membuat masyarakat bisa merasa nyaman dan aman dalam beraktifitas,” kata Sulkarnain. (ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top