DPRD Dukung Penerapan PPKM

Politik

KENDARINEWS.COM — Aktivitas warga Kota Kendari dibatasi selama 6 hingga Juli mendatang dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Upaya itu dilakukan dalam rangka mengendalikan penyebaran Covid-19 yang kian banyak memakan korban. Kebijakan itu mendapat dukungan dari DPRD Kendari. Anggota Komisi II DPRD Kendari, Apriliani, menyebut, kebijakan PPKM sudah tepat diterapkan mengingat jumlah kasus Covid-19 yang mengalami lonjakkan setiap hari.

Apriliani

Ia mencontohkan, kemarin (12/7) telah terjadi tambahan sebanyak 49 kasus dari yang sebelumnya 758 menjadi 807 kasus. “Saya setuju PPKM. Karena memang sekarang kasus Covid naik lagi,” ujarnya.

Meski dilakukan pengetatan dan pengawasan, legislator dari Fraksi PDIP ini menyarankan pemerintah untuk tetap memikirkan kesejahteraan warganya. Sebab, penerapan kebijakan tersebut, kata Aprilia, berdampak besar kepada masyarakat khususnya masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Senada, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kendari Sahabuddin mengapresiasi Pemkot yang berani mengambil langkah tegas untuk memberlakukan PPKM di Kendari. Menurutnya, hanya cara itu yang bisa dilakukan pemerintah untuk menakan laju penularan Covid-19 yang masih dalam tren meningkat. “Memang Pemkot harus tegas karena ini demi kesehatan dan keselamatan serta kepentingan orang banyak. Kita dukung kebijakannya,” pintanya.

Meski begitu, Sahabuddin menyerankan Pemkot untuk tetap memberikan izin ibadah di rumah ibadah. Itu penting untuk menjaga kepercayaan
masyarakat yang saat ini menuding pemberlakuan aturan, tebang pilih. “Diizinkan saja asal dengan protokol kesehatan yang ketat. Para jemaah diwajibkan memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak. Saya rasa kalau ini dilakukan bisa menenangkan masyarakat apalagi di masa pandemi Covid-19 ini. Masyarakat juga bisa laksanakan ibadah di rumah masing-masing nanti pemkot yang sosialisasikan itu, tapi berlaku untuk
wilayah bukan zona merah,” kata Sahabuddin. (ags/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *