Metro Kendari

Doa Bersama BKSG Sultra untuk Sultra dan Indonesia

KENDARINEWS.COM — Bencana alam yang menimpa berbagai daerah di pelosok negeri ini menjadi keprihatinan bangsa. Duka warga Sulawesi Barat yang tertimpa lindu, banjir dan longsor di Sulawesi Utara, banjir di Kalimantan Selatan dan longsor Sumedang menjadi duka warga Sulawesi Tenggara (Sultra). Umat Kristiani di Sultra turut merasakan duka korban bencana alam. Badan Kerja Sama Gereja-gereja (BKSG) Sultra menggandeng Pemkot Kendari dan Kendari Pos menggelar doa bersama untuk para korban.

Doa bersama yang diikuti 30 gereja dan umat Kristiani se-Kota Kendari itu tak hanya mendoakan korban bencana namun juga mendoakan keselamatan Sultra dan Indonesia dari potensi bencana. Lantunan doa itu berpusat di GPDI Yesus Gembala Kota Kendari dan diikuti 30 gereja secara virtual.

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir mengapresiasi pelaksaanaan doa bersama yang digelar BKSG Sultra. Meskipun mengikuti secara virtual, dirinya kagum menyaksikan pelaksanaannya berjalan dengan tertib serta mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Ia berharap, doa bersama yang dilakukan umat Kristen di Kota Kendari mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang kita lakukan hari ini. Doa bersama ini menunjukkan bahwa kebersamaan, dan kekompakkan merupakan momentum meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan diantara kita,” ujar Sulkarnain Kadir, kemarin.

Menurut Wali Kota Sulkarnain, doa bersama yang dilaksanakan merupakan buah dari semangat dan motivasi BKSG Sultra bersama Pemkot dan Kendari Pos serta seluruh masyarakat. Perbedaan suku, agama dan latar belakang sosial memang sebuah keniscayaan namun sejatinya perbedaan itu merupakan rahmat bagi insan manusia untuk saling mendukung dan saling menguatkan.

“Doa kita sama, memohon perlindungan kepada Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa agar terhindar dari bala bencana seperti yang menimpa beberapa wilayah lain di Indonesia. Kita memahami betul, satu tahun terakhir ini Indonesia khususnya Kota Kendari, dihadapkan pandemi Covid-19. Selain pandemi, Indonesia dihadapkan dengan bencana alam, semoga dengan doa bersama ini, mampu menguatkan kita dalam menghadapi segala cobaan yang datang. Semoga kita diberikan keteguhan dalam menjalani ujian yang diberikan,” jelas Sulkarnain Kadir.

Lebih lanjut ia menuturkan, segala doa yang dilantunkan, membuka jalan mengokohkan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan setiap insan mampu memetik pelajaran dari setiap musibah. “Bencana yang terjadi di Indonesia menjadi duka kita semua. Ibarat anggota tubuh, satu sakit, semua merasakan sakitnya. Selayaknya saudara, satu yang sakit maka saudara lainnya membantu mengobati. Semoga kita semakin teguh menjalankan keimanan. Untuk saudara kita yang ditimpa musibah diberikan kekuatan,” pungkas Sulkarnain Kadir.

Sementara itu, Ketua BKSG Sultra, Pendeta Marthen Sambira mengatakan, sebagai sesama manusia dan warga negara Indonesia, sudah sepatutnya saling mendoakan. Dalam kesempatan tersebut dirinya mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemkot Kendari dalam menyukseskan doa bersama ini. Ucapan yang sama ditujukan kepada Kendari Pos sebagai media partner BKSG Sultra dalam doa bersama.

“Kegiatan doa bersama ini sebagai bentuk kepedulian terhadap bangsa dan negara. Umat Kristen peduli, bersatu dan berdoa bagi keamanan dan keselamatan serta kesatuan bangsa dan negara Republik Indonesia,” ungkapnya.

Pendeta Marthen Sambira mengungkapkan dalam doa bersama, umat Kristen di Sultra khususnya Kota Kendari menggelar doa agar pandemi Covid-19 segera berlalu dan vaksinasi yang diprogramkan pemerintah berjalan sukses. Selain itu, doa juga dilantunkan untuk korban bencana agar tetap dikuatkan menghadapi ujian dalam bentuk musibah.

“Kita juga mendoakan kesejahteraan masyarakat Indonesia, mendoakan kesatuan dan persatuan, dan mendoakan pemerintah agar dapat menyelesaikan konflik atau masalah sosial, politik dan ekonomi yang terjadi serta memohon doa untuk kelestarian alam semesta,” terangnya.

Selain doa bersama, BKSG Sultra menggalang donasi untuk membantu korban bencana gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat. “Kami membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin membantu saudara kita yang terdampak musibah di Sulawesi Barat, bisa menghubungi BKSG Sultra. Kami dengan senang hati melayani umat dalam melakukan kebaikan,” tutup Pendeta Marthen Sambira. (ndi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top