Ekonomi & Bisnis

Disperindag Sukses Lelang Ratusan Ton Komoditi Unggulan Daerah

Ketgam : Suasana pasar lelang komoditi unggulan daerah yang berlangsung di Aula Disperindag Sultra, kemarin. Pelaksanaan lelang diharapkan bisa mensejahterakan petani dan nelayan di Sultra.

KENDARINEWS.COM–Sulawesi Tenggara kaya akan komiditi pertanian, perkebunan, serta perikanan. Meski begitu, potensi kekayaan sumber daya alam (SDA) tersebut tak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat petani maupun nelayan. Atas dasar itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra berinisiatif menggelar pasar lelang komoditas unggulan Bumi Anoa.

Proses lelang telah terlaksana kemarin, di Aula Disperindag Sultra. Hasilnya, ratusan komoditi unggulan daerah berhasil dipasarkan kepada masyarakat. Komoditi yang dimaksud mulai dari cengkeh sebanyak 500 kg, jahe mereah 3 ton, jambu mete 95 ton, kopra 28 ton, kepiting rajungan 1 ton, ikan putih 6 ton, dan madu 500 liter.

Kepala Disperindag Sultra, Hj.Sitti Saleha menyambut baik suksesnya lelang komoditi unggulan yang melibatkan beberapa pelaku usaha agro dan perikanan di Kota Kendari. Menurutnya, pasar lelang sengaja dilaksanakan pihaknya untuk mendorong kesejahteraan petani dan nelayan di Sultra. Pasalnya, melalui proses lelan, para petani dan nelayan (pelaku usaha) bisa langsung bernegosiasi terkait harga tanpa melibatkan unsur pihak ketiga yang merusak harga komoditi.

“Selama ini yang diuntungkan adalah pihak ketika akibat akses yang sulit bagi masyarakat dalam menembus pasar. Nah, melalui lelang ini pelaku usaha langsung kita pertemukan dengan pembeli. Sehingga mereka bisa memperoleh keuntungan yang sewajarnya,” kata Sitti Saleha.

Kedepan, pihaknya bakal menggelar kegiatan serupa dibeberapa daerah lainnya di Sultra. Pihaknya akan melibatkan langsung pelaku usaha loka untuk memasarkan produknya. Ia memastikan pelaksanaan lelang berlangsung dengan transparan dan adil karena dalam pengawasan Disperindag.

“Lelang ini bisa diikuti secara online melalui aplikasi pasar lelang terpadu yang bisa didownload di Google Playstore. Pelaksanaannya juga digelar secara Offline dengan beberapa perwakilan pelaku usaha dan pembeli dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti setiap peserta wajib memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak,” kata Sitti Saleha. (ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top