Buton

Dishub Buton Gagas Pembentukan Organda

KENDARIPOS.CO.ID — Keberadaan Organisasi Angkutan Darat (Organda) begitu penting untuk membantu pemerintah dalam penataan sistem transportasi di daerah. Organda akan menjadi wadah bagi para sopir maupun penumpang untuk menyampaikan masalah-masalah yang ada di lapangan. Melalui Organda juga, pemerintah bisa mendapat data valid untuk merumuskan sebuah kebijakan terkait angkutan darat. Kurang lebih 16 tahun pisah dari Kota Baubau, Buton rupanya belum memiliki Organda.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton, Nasbah, mengakui hal tersebut. Ia membenarkan, hadirnya Organda memang sangat dibutuhkan. Beberapa kali mereka di demo oleh sopir angkutan, pihaknya sulit memberikan pemahaman. Sebab beberapa kelompok datang pada waktu berbeda, namun membawa aspirasi yang sama. “Kita kesulitan, karena capek menjelaskan suatu masalah, sudah selesai bagi kelompok yang satu, eh yang lainnya datang lagi, padahal masalahnya sama,” katanya.

Mantan kepala BKKBN Buton ini menambahkan, belum lama ini pihaknya juga dibuat kesulitan dengan verifikasi data sopir untuk penerima bantuan Covid-19. “Kita habis waktu dipendataan karena tidak tahu sama sekali berapa sopir dan beroperasi pada trayek mana. Kalau ada Organda, ini pasti cepat saja,” tambahnya.

Nasbah menyebut, di Buton pernah ada Organda, tetapi itu sebelum mekarnya Kota Baubau. Setelah daerah mekar, Organda lama itu berubah menjadi milik para sopir Baubau. Sehingga Buton harus membentuk kepengurusan baru. “Kita upayakan tahun ini itu sudah ada. Saya sudah utus satu anggota ke Provinsi untuk melihat mekanismenya seperti apa. Setelah itu kita langsung bentuk, karena ini sangat dibutuhkan,” tandas Nasbah. (c/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top