Bau-bau

Disdukcapil Baubau Target 20 Persen Kepemilikan KIA

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Pusat telah menerbitkan kartu indentitas anak (KIA) sebagai tanda pengenal yang resmi bagi kalangan tersebut. Kebijakan pengurusan KIA diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) masing-masing di daerah. Di Kota Baubau, anak yang terdaftar telah memiliki KIA masih sangat rendah. Makanya, pihak Disdukcapil setempat berupaya memaksimalkan kepemilikan KIA, dengan target 20 persen sampai akhir tahun ini.

“Sampai November nanti, kita target anak yang memiliki KIA di Baubau bisa sampai 20 persen. Kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau untuk menyampaikan kepada Kepala Sekolah SD dan SMP agar pelajar melakukan pengurusan KIA. Begitu pula dengan Kemenag untuk menyampaikan ke pihak MIN dan MTS. Alhamdulillah mereka merespon dengan baik,” kata Kepala Disdukcapil Kota Baubau, Arif Basari.

Data yang tercatat di Disdukcapil saat ini, anak yang baru memiliki KIA di Baubau sebanyak 2.514 jiwa. Jumlah itu baru sekitar 4,72 persen dari total wajib KIA sebanyak 53.239 jiwa. “Kesadaran masyarakat untuk mengurus KIA masih sangat rendah. Makanya kita berupaya untuk bagaimana kepemilikan KIA di Baubau meningkat,” ujarnya.

Lanjut Arif Basari, hal lain yang menjadi penyebab rendahnya kepemilikan KIA di Baubau karena tidak adanya sarana dan prasarana pendukung. Printer untuk pencetakan KIA masih gabung dengan mesin pencetakan KTP-el. “Tapi sekarang ini kita sudah memiliki printer KIA. Makanya sampai Desember nanti, kepemilikan KIA di Baubau kita target 20 persen,” optimisnya.

Saat ini proses pencetakan KIA sudah mulai dilakukan. Beberapa SD juga telah menyetor dokumen untuk pembuatan kartu identitas tersebut. Menurut mantan Kabag Umum Sekretariat Kota Baubau itu, kepemilikan KIA sangat penting. Makanya para orang tua diimbau untuk mengurus identitas tersebut bagi anaknya. “Diantaranya untuk pemenuhan hak anak, syarat masuk sekolah, untuk BPJS, untuk pembukaan rekening atas nama anak dan mencegah perdagangan anak. Para orang tua tidak usah takut atau merasa terbebani dengan biaya, karena kepengurusan KIA gratis,” tutup Arif Basari. (c/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top