HEADLINE NEWS

Dikbud-Polda Sultra Kolaborasi Vaksinasi Pelajar

KENDARINEWS.COM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra terus melakukan terobosan di tengah pandemi. Kini, instansi yang dinakhodai Asrun Lio itu pun bekerjasama dengan Polda untuk melakukan vaksinasi kepada para pelajar di seluruh jajaran pendidikan khususnya tingkat SMP dan SMA/SMK se Sultra.

Kepala Dikbud Sultra, Asrun Lio mengatakan telah melakukan rapat bersama Polda, Polres, Dinas Pendidikan membahas tentang percepatan proses vaksinasi pelajar di wilayah Bumi anoa. “Iya, kita sudah Rakor bersama. Di sini, kita sangat berterimakasih dengan jajaran Polda yang membantu dan memfasilitasi percepatan vaksinasi untuk pelajar,” kata Asrun kemarin.

Di sektor pendidikan sambung Asrun Lio, vaksinasi baru kepada guru dan tenaga pendidik. Progresnya baru mencapai 40 persen dan masih sementara proses. Dengan kerjasama ini, pihaknya akan melakukan vaksinasi terhadap para pelajar. “Vaksinasi ini hanya untuk pelajar setingkat SMP dan SMA sederajat. Sebab sudah ada vaksin untuk usia 12 tahun ke atas. Upaya ini sangat baik untuk menjaga imunitas pelajar sebelum dilakukan pembelajaran tatap muka,” ungkap Asrun.

Suasana Video teleconfren antara Polda dan Pemprov Sultra di aula Dhacara Polda Sultra, Senin (2/8)

Saat ini, pihaknya bersama Dikbud kabupaten/kota masih melakukan pendataan siswa yang akan divaksin. Hasilnya akan dikoordinasikan dengan Polres dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Ia berharap seluruh siswa dapat tercover untuk melakukan vaksin.

“Kita masih melakukan pendataan. Lagi pula kita masih menunggu stok vaksin untuk Sultra. Bila stok vaksin sudah tiba, itu bakal diutamakan dulu bagi mereka yang akan melakukan vaksinasi tahap ke II. Setelah itu selesai, baru ada pula vaksin yang khusus untuk para pelajar kita, “ungkap Asrun.

Di tempat terpisah, Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Drs Waris Agono mengatakan akan memvalidasi data sekolah yang akan dilakukan giat vaksinasi. Tentunya berdasarkan zonasi dan ada persetujuan dari orang tua. Pelaksanaan vaksinasi tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes)

“Kita berharap sebelum pelaksanaan vaksinasi, bagi anak yang ada gejala penyakit agar disertai data, sehingga mencegah terjadinya kendala dalam pelaksanaan vaksinasi. Apalagi vaksin dijamin kehalalan dan keamanannya. Jangan takut untuk mengikuti vaksinasi, demi percepatan penanganan covid-19,” pintanya. (c/rah/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top