Buton Utara

Dianggarkan Rp 22 Miliar, TPP ASN Buton Utara Dibayar Utuh 12 Bulan

KENDARINEWS.COM — Realokasi anggaran besar-besaran untuk penanganan Covid-19 membuat sejumlah program pemerintahan tak berjalan optimal. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) tetap mempertahankan pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan membayarkannya secara utuh selama 12 bulan. Meski ditengah defisit anggaran. Para Abdi Negara tersebut diminta tetap totalitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Bupati Butur mempertahankan agar anggaran TPP ASN Butur tak dicoret. Bahkan dibayarkan penuh sebanyak 12 bulan dan menghabiskan anggaran Rp 22 miliar. Awalnya direncanakan hanya enam bulan saja karena defisit anggaran,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Tasir, saat ditemui di kantor Setkab Butur, Rabu (2/9). Ia menambahkan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 59/2017 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, tambahan penghasilan pegawai diberikan dalam rangka peningkatan kesejahteraan pegawai berdasarkan beban kerja, tempat bertugas, kondisi kerja, kelangkaan profesi, prestasi kerja dan atau pertimbangan objektif lainnya. “Tak ada alasan ASN untuk malas bekerja. Diera kepemimpinan Bupati, Abu Hasan, para ASN mendapatkan tambahan penghasilan pegawai,” tegasnya.

Mantan Kepala DPMD Butur itu mengungkapkan, tambahan penghasilan dihitung berdasarkan beban kerja diberikan pada pegawai dan dinilai melampaui beban kerja normal, berdasarkan tempat tugas di daerah dengan tingkat kesulitan tinggi atau daerah terpencil, kondisi kerja, serta lingkungan kerja yang memiliki resiko tinggi. “Jumlah ASN Butur kurang lebih 2.000 orang dan kesejahteraannya terus diperhatikan pemerintah dengan pemberian tambahan penghasilan. Kriteria tambahan penghasilan ditetapkan dengan peraturan kepala daerah. Beserannya berbeda tergantung eselon dan beban kerja,” tandas Tasir. (b/had)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top