Metro Kendari

Dewan Minta Pengelolaan Parkir Dikelola Bapenda

KENDARINEWS.COM — DPRD Kota Kendari menyarankan seluruh pengelolaan parkir Swalayan Marina Anduonohu dikelola Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Pasalnya, pungutan retribusi merupakan hak daerah yang sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Kendari Nomor 2 tahun 2017 tentang tata cara dan pemanfaatan insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah.

Andi Sulolipu

Ketua Komisi II DPRD Kendari, Andi Sulolipu meminta pengelola parkir dan Bapenda harus bertemu untuk melakukan dialog bersama agar dapat ditemukan solusi yang adil dan dapat di terima semua pihak, karena DPRD tidak bisa memberikan rekomendasi.

“Kita tidak bisa berikan rekomendasi. Akan tetapi, sebaiknya pengelolah parkir (Marina Swalayan) memperbaiki manajemennya agar dapat mengimbangi antara retribusi dari Bapenda dan biaya operasional karyawan agar tidak ada yang dirugikan,” ujar Andi Silolipu, Senin (21/12).

Senada, Wakil Ketua Komisi II Sahabuddin juga menyarankan agar pengelolah parkir menghilangkan cara berpikir tentang pungutan parkir agar tidak dianggap beban. Pasalnya, hal itu merupakan suatu kewajiban dan telah diatur dalan peraturan perundang – undangan.

“Harus ada komunikasi dan kesepakatan antara pengelola parkir dan Bapenda. Retribusi parkir yang dilakukan Bapenda juga telah diatur dalam undang-undang,” beber Sahabuddin.

Sebelumnya, pihak pengelola parkir saat Rapat Denggar Pendapat (RDP) menyatakan keberatannya atas biaya retribusi yang harus di bayarkan kepada Bapenda. (c/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top