Metro Kendari

Dewan Kampanyekan Program P4GN

KENDARINEWS. COM — Kejahatan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika, Psikotropika dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba) bisa terjadi kapan dan dimana saja. Tak ingin kecolongan, Sekreriat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendari berupaya mengantisipasinya melalui program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). Sekretariat DPRD menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari mengkampanyekan P4GN.

Menurut Kepala Sekretariat DPRD Kendari, Syam Alam, kampanye P4GN penting dilakukan sebagai bentuk perlindungan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup sekretariat juga kepada anggota DPRD dari intaian narkoba. Pasalnya, berdasarkan informasi yang didapatkan dari BNNK bahwa prevelensi penyalahgunaan narkoba di Kota Lulo cukup tinggi, yang mana dalam kurun waktu 2017 2020 terdapat sekira 4.924 orang warga metro telah terpapar narkoba. Bahkan dalam kurun waktu Januari – Juni tahun ini sudah ada 172 kasus peredaran narkoba yang ditangani BNNK.

“Kami harap setelah sosialisasi dan edukasi, para ASN maupun anggota bisa menyadari bahwa betapa bahaya narkoba. Narkoba bisa menghancurkan segalanya, pekerjaan, karir, dan yang lebih parah lagi menghancurlan generasi bangsa,” kata Syam Alam.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kendari, Subhan menyambut baik pelaksanaan program P4GN. Menurutnya, program tersebut sangat positif untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya narkoba. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, yang mana tak sedikit masyarakat yang stres akibat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena hanya berdiam diri dirumah. Ini berpotensi membuat masyarakat coba-coba dengan narkoba.

“Mungkin untuk mengobati kejenuhan, stres dan lainnya. Itu bisa saja terjadi. Sehingga edukasi ini penting dilakukan. Kalau perlu ono dijadikan agenda rutin. Agar masyarakat khususnya ASN dan para anggota bisa teredulasi terus tentang bahaya narkoba,” kata Subhan.

Sementara itu, Kepala Sub Kordinator P2M BNNK Kendari, Nur Adnan Aga mengimbau jajaran Sekretariat dan Anggota DPRD untuk tidak coba-coba dengan narkoba. Pasalnya, penyalahgunaan narkoba berdampak buruk terhadap kesehatan dan kehidupan sosial kemasyatakatan.

“Narkoba merusak sistem saraf manusia, merusak segalanya dan masuk dalam kategori kejahatan berat. Jika menjadi pemakai maka sebaiknya kami sarankan untuk melaporkan diri di BNM untuk mendapatkan perbantuan. Kami akan rehabilitasi. Kalau mengetahui peredarannya segera laporkan ke kami atau aparat penegah hukum untuk dilakukan penindakan sebelum merusak masyarakat khususnya generasi muda bangsa. Mari kita selamatkan bangsa ini dengan memerangi narkoba,” kata Nur Adnan. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top