Konawe Utara

Dari 264 Peserta, Baru 66 CPNS Konut Ikut Latsar

KENDARINEWS.COM — 66 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) perekrutan tahun 2018, baru akan mengikuti pelatihan dasar (Latsar) selama 51 hari di Kota Kendari. Itu setelah para abdi negara mendapatkan surat keputusan pengangkatan sebagai CPNS. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konut, Moh. Nursain melalui Kabid Diklat BKPSDM, Hardin, S.Sos, menuturkan, para peserta Latsar prajabatan adalah golongan III formasi tahun anggaran 2018 untuk angkatan 85-86.

“Sebanyak 66 peserta CPNS sementara mengikuti Latsar dari jumlah keseluruhan 264 peserta. Selebihnya nanti tahun 2021 dilaksanakan latsar untuk 198 peserta,” ujar Kabid Diklat, Hardin, Kamis (5/11). Alumni Fisip Unhalu itu menuturkan, Latsar tahun ini mestinya diikuti oleh 264 peserta. Hanya saja, anggaran BKPSDM Konut yang terbatas, sehingga baru diikuti 66 peserta CPNS. “Sebenarnya akan berlaku kolektif, hanya karena anggaran yang terbatas,” argumennya.

Kegiatan tersebut menurut mantan Kasubag Protokoler Sekretariat Pemkab Konut itu, mestinya diselenggarakan padaawal tahun 2020. Namun, kondisi wabah Covid-19, membuat dana yang disiapkan direfocusing untuk kepentingan pencegahan. “Nanti selesai perubahan APBD baru Latsar ini digelar dengan anggaran sekitar Rp 600 juta. Jadi akumulasi dari dana itu, peserta yang bisa mengikuti 66 orang. Itu semua ditanggung oleh Pemkab,” tambahnya.

Kegiatan Latsar, kata, Hardin telah dibuka oleh Pj Bupati Konut, H. Yusuf Mundu. Kegiatan Latsar dibagi tiga tahap. Pertama dimulai tanggal 2-19 untuk tahap Inklas, tahap habituasi mulai tanggal 20-19 Desember, inklas tahap III tanggal 21 November hingga 23 Desember. “SK 100 persen nantinya akan keluar secara kolektif. Meskipun peserta Latsar tahun ini sebanyak 66 peserta, dari 264 keseluruhan CPNS 2018,” pungkasnya. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top