Buton

BTT Pemkab Buton Tahun 2021 Hanya Rp 5 Miliar


KENDARINEWS.COM — Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Buton tahun 2021 disepakati berada pada nominal Rp 900 miliar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD sudah membagi habis anggaran itu pada pos-pos kegiatan sesuai urutan prioritas. Pemerintah hanya menyisakan Rp 5 miliar untuk biaya tak terduga (BTT). Padahal, tahun 2020 BTT sampai pada angka Rp 20 miliar.

La Bakry

Hal itu dibenarkan Bupati Buton, La Bakry. Menurut dia, penganggaran BTT yang cukup besar di tahun 2020 karena adanya refocusing, menyusul musibah pendemi Covid-19. Meski belum tuntas, pandemi dinilai mulai terkendali sehingga alternatif anggaran yang disiapkan dikurangi. “BTT tetap ada, tapi lebih sedikit. Sepertinya hanya 5 miliar. Harapan kita cukuplah untuk penanganan hal yang tak terduga,” katanya, Rabu (30/12).

Tahun 2021 nanti, kata dia, penanganan wabah corona akan masuk pada tahap pengadaan vaksin. Itu juga diharapkan masuk dalam kewenangan Pemerintah Pusat untuk penganggarannya. “Kan hanya vaksin saja. Kita belum tahu, tapi semoga saja ditanggung pusat,” tambahnya. Biaya lain-lain Rp 5 miliar itu lanjut La Bakry, bukan hanya disiapkan untuk urusan virus. Melainkan semua peristiwa atau kejadian diluar dugaan bisa menggunakan pos anggaran itu. “Namanya BTT, tidak harus corona. Dana ini bisa dipakai ketika ada sesuatu yang urjen tapi tidak ada klausulnya di APBD,” lanjutnya. (c/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top