Nasional

Brigadir Anumerta Herlis, Gugur Sebagai Kusuma Bangsa

Terbaring Abadi di Samping Sang Ibu, Naik Pangkat Satu Tingkat

Tangis keluarga pecah kala jenazah Brigadir Anumerta Herlis tiba di rumah orang tuanya di Desa Kondara Kecamatan Pakue, Kabupaten Kolaka Utara, Kamis (4/3) kemarin. Brigadir Anumerta Herlis gugur usai kontak senjata dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (3/3).

Laporan  : MUH.RUSLI – I NGURAH PANDI.S

Editor : HASRUDDIN LAUMARA

Wahai putra ibu pertiwi

Brigadir Anumerta Herlis

Engkau gugur dalam tugas negara

Demi NKRI, engkau korbankan jiwa dan ragamu

Darahmu membasuh persada tanah air

Engkau penjaga rakyat, bangsa dan negara

Namamu mewangi sebagai kusuma bangsa

Engkau kembali dalam haribaan Sang Pencipta

Sebagai syuhada. Istirahatlah dalam tidur panjangmu

Brigadir Anumerta Herlis semasa hidup

Kabut duka menggelayut di rumah orang tua Brigadir Anumerta Herlis. Tangis keluarga pecah peti jenazah Brigadir Herlis berbalut bendera merah putih digotong ke dalam rumah. Sang ayah, Ido Pombili, memeluk jenazah putra kebanggaan keluarga dan warga Desa Kondara yang terbujur kaku. Bulir bening jatuh dari kelopak mata diseka. Tatapan Ido Pombili nanar, melihat tubuh anak keduanya yang tak merespons dekapannya.

Jenazah pasukan elit kepolisian itu diterbangkan dari Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) menggunakan helikopter Dauphin AS 365 N3 milik Polda Sulteng. Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Sulteng, AKBP Denny Sujatmiko, SIK turut mengantar Brigadir Anumerta Herlis ke peristirahatan abadi.

Helikopter Dauphin AS 365 N3 milik Polda Sulteng mendarat di lapangan Mikuasi, Pakue membawa jenazah Brigadir Anumerta Herlis. MUH.RUSLI/ KENDARI POS

Informasi yang dihimpun koran ini, selama menunaikan tugas negara Brigadir Anurmerta Herlis tak pernah menjejak kampung halamannya, Kolaka Utara. Komunikasi kepada keluarga dikampung hanya melalui telepon seluler. “Sehari sebelum gugur, Brigadir Anumerta Herlis sempat bilang kepada bapaknya bahwa setelah keluar dari hutan baru akan pulang kampung,” ujar kerabat mendiang Herlis yang enggan disebutkan namanya.

Rupanya, Brigadir Anumerta Herlis hanya pulang raga, tanpa nyawa. Rabu (3/3) lalu, pleton II Kompi IV Yon A Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) sedang patroli dalam operasi Madago Raya. Brigadir Anumerta Herlis, anggota Brimob Polda Sulteng kelahiran Kolaka Utara, tergabung dalam Tim Bravo IV Satgas Operasi Madago Raya. Saat berpatroli diantara Kilo 7 dan 8 Desa Gayatri Kecamatan Poso sekira pukul 16.00 Wita, Brigadir Anumerta Herlis dan tim Bravo IV kontak senjata dengan kelompok MIT.

Timah panas dari moncong bedil kelompok teroris menembus dada sebelah kiri Brigadir Anumerta Herlis. Personel pasukan elit kepolisian itu dievakuasi menggunakan helikopter dan segera dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sulteng. Namun, nyawa Brigadir Anumerta Herlis tak dapat diselamatkan.

“Untuk rilis resminya memang belum dikeluarkan hingga saya belum bisa menyampaikan lebih detail. Namun gambaran secara umum seperti inilah yang saya sampaikan,” ujar Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Sulteng, AKBP Denny Sujatmiko, SIK saat mengantar jenazah Brigadir Anumerta Herlis di Desa Kondara Kecamatan Pakue, Kabupaten Kolaka Utara, Kamis (4/3) kemarin.

Brigadir Anumerta Herlis dimakamkan disamping pusara ibundanya, mendiang Salmi dalam upacara militer. Tembakan salvo dari personel Brimob Polda Sultra mengiringi pemakaman sang patriot, Brigadir Anumerta Herlis. Bupati Kolaka Utara (Kolut), Nur Rahman Umar bertindak sebagai inspektur upacara (Irup).

Suasana pemakaman Brigadir Polisi (Brigpol) Anumerta Herlis dalam upacara militer di kampung halamannya di Desa Kondara, Kecamatan Pakue, Kabupaten Kolaka Utara, Kamis (4/3). MUH.RUSLI / KENDARI POS

“Kami dari Polri telah memfasilitasi agar Brigadir Anumerta Herlis dimakamkan di Taman Makam Pahlawan namun pihak keluarga sepakat agar dimakamkan di desanya di samping makam mendiang ibundanya,”ujar Danki I Batalion C Pelopor Brimob Polda Sultra wilayah Totallang, Iptu Zainal Abidin.

Brigadir Anumerta Herlis lahir di Desa Olo-Oloho, 12 Agustus 1993. Hingga akhir pengabdiannya di korps Brimob, dia tetap melajang. Kusuma bangsa itu bergabung sebagai personil Brimob Polda Sulteng pada 2013 silam. Tahun 2017, Brigadir Anumerta Herlis meraih tanda kehormatan Satyalencana Operasi Kepolisian.

Madago Raya adalah operasi terakhir yang ditunaikan sang pahlawan untuk negeri ini. Mendiang Herlis mendapat penghargaan dari negara berupa kenaikan pangkat satu tingkat, dari Brigadir Polisi Satu menjadi Brigadir (anumerta).

Mewakili Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya, Kapolres Kolut AKBP I Riko Setiawan mengatakan Mabes Polri memberikan santunan kepada keluarga Brigadir Anumerta Herlis sebesar Rp.75 juta. “Almarhum merupakan kebanggaan Polri dan masyarakat Kolut. Brigadir Anumerta Herlis adalah sosok pejuang. Tanpa gentar yang membela keutuhan NKRI di medan laga. Terima kasih atas pengabdianmu, wahai patriot bangsa. Perjuanganmu akan kami lanjutkan,” ujarnya saat menyampaikan kata sambutan.

Bupati Kolut, Nur Rahman Umar menyampaikan duka yang mendalam kepala keluarga besar Brigadir Anumerta Herlis. Menurut Bupati Kolut, pengorbanan dan persembahan putra Kolut itu (Brigadir Anumerta Herlis,red) untuk negara patut menjadi teladan bagi generasi saat ini dan yang akan datang. Pengorbanan Brigadir Anumerta Herlis mencerminkan nilai-nilai keteladanan tentang arti sebuah pengorbanan demi negara. “Almarhum Brigadir Anumerta Herlis merupakan salah satu putra terbaik yang dimiliki Kolut,”ucapnya.

Duka mendalam menyelinap dalam kalbu setiap personel Brimob Polda Sultra. Jiwa korp mereka tergugah dengan gugurnya Brigadir Anumerta Herlis. Sebagai wujud duka dan kehilangan mendalam, Brimob Polda Sultra mengibarkan bendera setengah tiang. Hal itu untuk menghormati gugurnya anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah, Brigadir Anumerta Herlis.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan pengibaran bendera merah putih setengah tiang selama 3 hari, mulai 4 hingga 6 Maret 2021 di Mako Brimob Polda Sultra. “Pengibaran bendera merah putih setengah tiang disertai mengheningkan cipta untuk arwah almarhum, Brigadir Anumerta Herlis, anggota Satbrimob Sulteng,” ujarnya kepada Kendari Pos, Kamis (4/3) kemarin.

Kombes Pol Adarma Sinaga menambahkan, selain memberikan support dan penghiburan kepada keluarga korban. Pengibaran bendera tersebut sebagai penghormatan akan jasa para anggota Polri yang gugur di medan tugas, dan juga sebagai masa berkabung selama tiga hari. (b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top