HEADLINE NEWS

BPJN Siapkan Lahan Parkir di Jembatan Teluk Kendari

KENDARINEWS.COM — Meski sudah dua bulan beroperasi, Jembatan Teluk Kendari masih saja menjadi “magnet”. Para pengemudi yang melintas tetap menyempatkan waktu untuk berswafoto. Sayangnya, masih saja ada kendaraan yang berhenti di atas Jembatan Teluk Kendari. Padahal pemerintah telah melarang. Untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan, Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari telah menyiapkan lahan parkir di beberapa sisi Jembatan Teluk Kendari (JTK). Itu guna mencegah potensi kemacetan di atas jembatan akibat ketidak disiplinan warga dalam memparkirkan kendaraannya.

Kepala BPJN XXI Kendari, Yohanis Tulak Todingrara mengungkapkan, lahan parkir yang tersedia merupakan sisa lahan dari pembangunan JTK yang berada didua sisi jembatan yakni di area Poasia atau lebih tepatnya di Jalan Setia Budi dan area Kota Lama atau lebih tepatnya di Jalan Gajah Mada. Yohanis mengaku, ukuran lahan parkir yang disiapkan tidak terlampau luas. Yang jelasnya, kata dia bisa menampung puluhan unit kendaraan pengunjung. “Luasnya kami tidak ukur. Menyesuaikan saja dengan batas-batas yang kami siapkan,” ujarnya, kemarin.

Dia berharap, hadirnya lahan parkir dikedua sisi jembatan bisa dimanfaatkan oleh pengunjung sehingga tidak memarkirkan kendaraaannya di atas jembatan. “Tidak dibenarkan parkir diatas jembatan. Sebab, jembatan hanya difungsikan untuk perlintasan. Kalau parkir diatas jembatan berpotensi menimbulkan kemacetan dan kerumunan orang, apalagi ditengah masa pandemi covid-19 ini,” jelasnya.

Dia pun memastikan, lahan parkir yang tersedia aman dan bebas dari pedagan asongan. “Kami sudah himbau warga untuk tidak berjualan dilahan parkir terlebih diatas jembatan,” imbuhnya. Terpisah, Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sultra, AKBP Jarwadi mengatakan, pihaknya telah melakukan edukasi dan sosialisasi kepada warga terkait larangan memarkir kendaraan dibahu maupun disepanjang jembatan, “Kalau masih ada masyarakat yang parkir disepanjang jembatan, maka akan kita lakukan penegakan hukum berupa penilangan,” pungkasnya. (b/ags)

Luas Lahan Parkir JTK
– Area Kota Lama 3.245 meter persegi
– Area Poasia 963,2 meer persegi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top