BNNP dan KNPI Sultra Sinergi Berantas Penyalahgunaan Narkoba

KENDARIPOS.CO.ID — Peredaran dan penyalahgunaan narkotika menjamur di tengah masyarakat. Pelaku yang menjajakan barang haram itu, tak mengenal usia. Kalangan muda maupun tua. Tak heran, hampir setiap hari, publik menyaksikan yang terjerumus. Entah sebagai pengguna, pengedar atau melakoni kedua-duanya. Atas dasar itu, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra menjalin sinergi bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sultra, dengan substansi misi mereduksi peredaran narkotika.

Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Sabaruddin Ginting mengatakan, dalam memberantas penyalahgunaan narkotika, membutuhkan peran semua pihak. Sasaran empuk peredar yakni pemuda. Pada titik ini andil organisasi kepemudaan seperti KNPI sangat dibutuhkan. Agar bersama-sama berkolaborasi melalui gagasan cemerlang, merumuskan berbagai solusi untuk pemuda dan masyarakat pada umumnya, tercegah dari potensi bahaya narkoba.

Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Sabaruddin Ginting (Tengah, kameja putih) bersama Ketua KNPI Sultra Alvin Aka Wijaya Putra (Ketujuh dari kanan), Bendahara Umum Erwin Gayus (Keenam dari kanan) usai temu bincang diskusi tentang bersinergi memberantas narkoba. Bertempat di ruang kerja kepala BNNP Sultra, Selasa (11/1). Muhammad Akbar Ali/Kendari News

“Ada tiga visi BNNP, yakni rehabilitasi, penyuluhan kepada masyarakat agar anti narkoba dan pemberantasan. Dengan kolaborasi bersama KNPI, maka bisa memperkuat para pemuda dan masyarakat menjadi anti narkoba,” kata Sabaruddin Ginting kepada Kendari Pos usai bincang diskusi bersama jajaran KNPI Sultra bertempat di kantor BNNP, Selasa (11/1).

Lanjut dia, sinergi bersama KNPI akan fokus pada edukasi. Apalagi ditunjang program KNPI di sektor pendidikan, bagaimana mendidik pelajar dan generasi muda agar tumbuh menjadi intelektual yang visioner. Dan tidak mudah terhasut rayuan menggunakan atau mengedarkan barang haram.

Sementara itu, Ketua KNPI Sultra Alvin Aka Wijaya Putra menuturkan, war on drugs atau perang terhadap narkoba bukan saja menjadi tugas BNNP. Namun merupakan tanggungjawab seluruh lapisan masyarakat bersama pemerintah. Karena itu, salah satu tugas sentral yang akan dihelat, yakni KNPI go to school. Yang nantinya memberikan edukasi yang mendalam dan menyeluruh tentang bahaya narkoba.

“Para pelajar merupakan aset masa depan bangsa. Apa jadinya jika mereka sejak remaja telah bersentuhan dengan barang haram itu. Makanya, sangat penting sejak dini ditanamkan pendidikan bahaya mengonsumsi apalagi terlibat sebagai oknum yang menjual belikan narkotika,” kata Alvin. (ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *