Muna

BNNK Muna Masifkan Pemberantasan Narkoba


KENDARINEWS.COM — Kinerja Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Muna dalam pemberantasan penyalahgunaan Narkoba selama kurun waktu 2020 diklaim memenuhi target. Rentang waktu 12 bulan terakhir, BNN menciduk sembilan pengedar dan merehabilitasi 51 korban penyalahgunaan barang haram tersebut. Kepala BNNK Muna, Hasary, menerangkan, jumlah penangkapan itu kurang satu dari 10 target operasi selama setahun. Sedangkan jumlah pasien rehabilitasi melampaui target dari 35 orang menjadi 51 orang. Hasary menyebut capaian itu hasil kerja keras lembaganya dalam memberantas tindak pidana peredaran narkotika di wilayah Muna, Muna Barat dan Buton Utara. “Kami terus melakukan pencegahan baik dengan penangkapan maupun edukasi. Termasuk merehabilitasi secara gratis mereka yang menjadi korban,” terangnya, kemarin.

Hanya saja, jumlah kasus itu mengindikasikan aktivitas peredaran barang haram di wilayah kerja BNN masih terbilang tinggi. Sebagai upaya pencegahan, pihaknya bekerja sama dengan Pemkab Muna membentuk Satuan Tugas pada setiap Organisasi Perangkat Daerah. Selain itu, sejumlah kampung bersih narkotika (Bersinar) juga digagas sebagai basis edukasi kepada masyarakat.
“Satgas sudah ada di 23 OPD dan empat Desa Bersinar. Upaya mitigasi terus dilakukan dengan operasi tes urin massal di sekolah maupun instansi pemerintahan dan pelabuhan. Termasuk supir angkutan umum dan kapten kapal,” terangnya.

Kepala BNNK Muna, Hasary (tengah) bersama jajarannya. Ia menegaskan, pencegahan penyalahgunaan Narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama dalam mengedukasi masyarakat agar tidak terjerumus.

Hasary menambahkan, pencegahan Narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama. BNN maupun unsur pemerintah harus aktif mengedukasi masyarakat agar tidak terjerumus dalam praktek haram tersebut. Masyarakat juga diminta tidak takut melaporkan kasus narkoba. “Termasuk juga kalau sudah jadi korban, jangan takut melapor ke BNN agar kami rehabilitasi. Itu tidak dipungut biaya,” imbuhnya. (c/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top