Nasional

Blusukan Mencari ASN Malas

90 Persen Kehadiran ASN Pascalibur Lebaran

KENDARI, KENDARINEWS.COM–Libur hari raya Idul Fitri 2021 usai. Sudah saatnya ASN kembali bekerja dan melayani masyarakat. Untuk memastikan kehadiran ASN, pimpinan daerah blusukan dari kantor ke kantor. Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas dan Sekda Kota Kendari, Hj.Nahwa Umar secara terpisah blusukan mencari ASN malas masuk kantor alias menambah libur lebaran.

Wagub Sultra, Lukman Abunawas menginspeksi ASN lingkup Pemprov Sultra dan Sekda Kota Kendari, Hj.Nahwa Umar menginspeksi ASN Pemkot Kendari, Senin (17/05/2021). Secara umum, kehadiran ASN Pemprov dan Pemkot Kendari memuaskan. 90 persen ASN hadir pada hari pertama kerja pascalibur lebaran. Persentase itu terpantau Lukman Abunawas dan Hj.Nahwa Umar saat memeriksa daftar hadir ASN. Keduanya berinteraksi dengan ASN yang hadir sembari memastikan pekerjaan rutin ditunaikan.

“Alhamdulillah untuk kehadiran rata-rata di atas 80 persen hingga 90 persen. ASN kita benar-benar mengikuti dan mematuhi instruksi (pemerintah) pusat, bahwa tidak boleh menambah libur,”kata Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas kepada kendarinews.com, Senin (17/05/2021).

Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas (kanan) didampingi Kepala BKD Sultra, Zanuriah (kiri) dan Kepala Dinas Dikbud Sultra Asrun Lio (dua dari kanan) saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak)
di kantor Dinas Dikbud Sultra pascalibur lebaran, Senin (17/05/2021). RAHMA SAFITRI / KENDARINEWS.COM

Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas melakukan sidak hari pertama kerja usai libur lebaran didampingi Kepala BKD Sultra Zanuriah, Kepala Inspektorat Sultra Gusti Pasaru, Asisten II Setda Sultra Suharno dan Kasat Pol PP Sultra, Laode Daerah Hidayat.

Menurut mantan Bupati Konawe dua periode itu, 90 persen kehadiran ASN itu patut diapresiasi. Sebab sudah jauh lebih baik ketimbang persentase kehadiran pascalebaran tahun 2020.

Mantan Sekda Provinsi Sultra itu menambahkan, sidak dilakukan bukan hanya OPD lingkup Pemprov Sultra, tapi juga instansi vertikal. Ini sebagai bentuk pembanding. “Kita juga sidak di BPKP. Kehadiran ASNya utuh 100 persen. Tentunya, mereka betul-betul patuh sebab di instansi vertikal telah lama memberlakukan aturan disiplin. Tidak hadir sehari tanpa alasan jelas langsung diberi sanksi. Ke depan kita juga berharap di Pemprov Sultra, kehadiran ASN bisa mencapai 100 persen, ” pungkas Lukman Abunawas.

Tingkat kepatuhan ASN Pemkot Kendari hari pertama kerja pascalibur lebaran cukup baik. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyebut tingkat kehadiran ASN mencapai 90 persen.

Sekretaris Kota (Sekot) Kendari Hj.Nahwa Umar mengungkapkan tingkat kepatuhan ASN sudah baik. Berdasarkan hasil sidak bersama BKPSDM, Nahwa Umar sama sekali tidak menemukan pegawai absen di hari pertama kerja pascalibur lebaran idul fitri.

“Semua (instansi) kita sudah datangi. Termasuk kecamatan. Rata-rata lengkap. ASN yang absen di dinas karena sakit seperti di Dinas Perumahan. Tapi rata-rata hampir 100 persen. Kalau Dinkes (Dinas Kesehatan Kendari) justru lengkap,” ungkap Nahwa kepada kendarinews.com disela-sela sidak, Senin (17/05/2021).

Sekda Kota Kendari, Hj.Nahwa Umar (tengah) saat sidak di salah satu kantor kecamatan di Kota Kendari, Senin (17/05/2021). Hj.Nahwa mengapresiasi tingkat kehadiran ASN Pemkot yang mencapai 90 persen.
AGUS SETIAWAN / KENDARINEWS.COM

Menurut Nahwa, tingginya tingkat kehadiran merupakan indikator ASN telah menyadari sepenuhnya tentang tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang abdi negara. Terlebih dalam mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri (Menag, Menaker, dan Menpan-RB) Nomor 281 Tahun 2021 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2021. “Para pegawai sudah sangat menyadari bahwa setelah libur sudah harus masuk menjalankan tugas, apalagi di kantor kecamatan. Ini (kantor kecamatan) yang saya khawatirkan (banyak absen), tapi justru mereka sudah menaatinya,” ungkap Nahwa Umar.

Nahwa tak menampik dalam sidaknya menemukan laporan seorang ASN di Kecamatan Poasia tidak masuk kantor selama setahun. Dia pun berjanji akan memproses oknum tersebut kedalam Majelis Kedisipilinan ASN Pemkot untuk mendapatkan sanksi baik berupa teguran hingga pemberhentian sebagai ASN.

“Datanya sudah ada di BKPSDM. Kita akan sidangkan di Majelis Kedisiplinan. Sebenarnya sudah ditegur berkali-kali. Bahkan sudah disurati. Tapi tetap tidak menjalankan tugas. Berarti memang sudah tidak ingin jadi ASN,” tegas Nahwa Umar. (rah/ags/b)

SIDAK ASN

-Libur lebaran sudah usai
-Saatnya ASN masuk kerja
-Pimpinan daerah melakukan inspeksi mendadak (Sidak)
-Mereka blusukan ke kantor-kantor mencari ASN malas
-Daftar hadir dipelototi
-Jika saja ada oknum ASN yang menambah libur
-Secara umum tingkat kehadiran ASN mencapai 90 persen
-Persentase itu indikator kepatuhan ASN terhadap instruksi pemerintah
-Instruksinya adalah ASN tidak boleh menambah libur lebaran

ASN Pemkot Kendari Patuh
-Kehadiran ASN Pemkot sekira 90 persen
-ASN Pemkot dinilai punya kepatuhan ASN yang baik
-ASN patuh pada SKB tiga menteri No.281/2021 tentang hari libur nasional dan cuti bersama
-Sekda Kota Kendari tidak menemukan ASN absen di hari pertama kerja usai lebaran
-Semua (instansi) dipantau,termasuk kantor kecamatan
-Rata-rata ASN-nya lengkap
-ASN absen disebabkan sakit

ASN Setahun tak Bekerja
-Sekda Kota Kendari menerima laporan oknum ASN Kec.Poasia tidak masuk kantor
-Oknum ASN itu absen berkantor selama setahun
-Akan diproses dalam Majelis Kedisipilinan ASN Pemkot
-Oknum ASN dipastikan dapat sanksi
-Sanksi berupa teguran hingga pemberhentian sebagai ASN
-Datanya sudah ada di BKPSDM
-Oknum ASN sudah diberi teguran berkali-kali
-Bahkan disurati, tapi tetap abai menjalankan tugas

SUMBER : PEMPROV SULTRA & PEMKOT KENDARI
DATA DIOLAH KENDARINEWS.COM

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top