Wakatobi

Biaya Perawatan Dihentikan, Aset Pemkab Wakatobi Makin Rusak


KENDARINEWS.COM — Selain rumah jabatan Wakil Bupati Wakatobi, biaya perawatan perumahan dokter juga dihentikan. Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi dilema. Dengan penghentian anggaran perawatan tersebut, justru menyebabkan aset-aset itu kian mengalami kerusakan. Kepala Bidang Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Wakatobi, Dendi, menyebut beberapa tahun terakhir ini biaya perawatan Rujab Wabup maupun perumahaan dokter memang sudah dihentikan. Sebab kedua aset tak kunjung dihuni pejabatnya. Pemkab Wakatobi memutuskan untuk tidak menganggarkan biaya perawatan.

Dendi

“Jadi setelah dihentikan, masalah baru justru muncul. Bangunannya malah tambah rusak. Sehingga yang terjadi selain sudah tidak difungsikan, juga jadi terbengkalai. Makanya kita sekarang jadi dilema,” tuturnya, Selasa (20/7). Solusi yang ditawarkan, kata Dendi, aset itu harus tetap difungsikan atau dialihfungsikan. Dengan demikian, pemerintah bisa menganggarkan biaya perawatan atau rehab untuk aset yang terbengkalai tersebut.

“Apalagi sejak dibangun sampai sekarang belum pernah dimanfaatkan. Kita bisa saja anggarkan biaya perawatan atau rehab, asal bisa difungsikan. Tapi kalau tidak, maka kita hentikan. Karena percuma juga kalau dianggarkan tapi tidak dimanfaatkan,” tambahnya.

Tak hanya itu, persoalan lain yang dihadapi, aset-aset yang menghabiskan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Wakatobi hingga miliaran rupiah tersebut, juga kerap menjadi temua Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Hampir setiap tahun BPK mengeluarkan rekomendasi untuk memanfaatkan bangunan tersebut. (c/thy)

Notice: Trying to get property 'term_id' of non-object in /home/adminaer8kendari/public_html/new.kendarinews.com/wp-content/themes/flex-mag/functions.php on line 994
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top