Nasional

Bersatu Membangun Daerah

Bupati Konsel Surunuddin dan Bupati Konut Ruksamin Dilantik

KENDARI, KENDAIRNEWS.COM–Misi menyempurnakan pengabdian dimulai. Surunuddin Dangga dan Ruksamin resmi menjadi Bupati Konawel Selatan (Konsel) dan Bupati Konawe Utara (Konut) usai dilantik Gubernur Sultra, Ali Mazi, Senin (26/04/2021). Bupati Konsel, Surunuddin dan Bupati Konut Ruksamin segera tancap gas bekerja menunaikan janji politik di periode pertama dan periode kedua saat ini.

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan kedua bupati yang dilantik adalah petahana, bupati yang menjabat pada periode pertama. Selama lima tahun menjabat bupati, tentu Surunuddin dan Ruksamin sudah khatam akan kondisi daerahnya dan sudah punya segudang pengalaman memimpin serta membangun daerah. Mereka sudah paham akan kelebihan dan kelemahan selama memimpin pada periode sebelumnya.

“Karenanya pada periode kedua ini, menjadi titik tolak ukur membenahi kelemahan sekaligus meningkatkan kinerja pemerintahan. Dengan pengalaman itu, dapat melaksanakan kebijakan strategis pembangunan dan pelayanan yang lebih prima kepada masyarakat,” ujar Gubernur Sultra Ali Mazi dalam pidatonya usai melantik Surunuddin dan Ruksamin di rumah jabatan gubernur Senin (26/04/2021).

Pelantikan berdasarkan SK Mendagri Nomor 131.74-1017 tahun 2021. Bupati Surunuddin Dangga dilantik bersama Wakil Bupati Konsel, Rasyid. Sedangkan Bupati Ruksamin dilantik bersama Wakil Bupati Konut, Abuhaera.

Dari kiri : Wakil Bupati Konsel Rasyid, Bupati Konsel Surunuddin Dangga, Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas, Gubernur Sultra Ali Mazi, Bupati Konut Ruksamin dan Wakil Bupati Konut Abuhaera usai pelantikan di Rujab Gubernur, Senin (26/04/2021). DISKOMINFO SULTRA FOR KENDARINEWS.COM

Gubernur Sultra, Ali Mazi menjelaskan, dilantiknya dua pasangan bupati dan wakil bupati selayaknya meruntuhkan sekat yang pernah ada saat Pilkada serentak tahun 2020. “Kini, tidak ada lagi faksi pendukung dan bukan pendukung. Semua elemen masyarakat di Konsel dan Konut harus bersatu mendukung kepala daerahnya dalam membangun daerah,” ungkapnya.

Semua kalangan harus menyatukan niat, dan menyelaraskan gerak langkah nyata demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Inilah saatnya bupati dan wakil bupati terpilih merealisasikan janji-janji politiknya serta melayani masyarakat hingga ke pelosok,”tegas Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Gubernur meminta, Bupati Konsel Surunuddin dan Bupati Konut, Ruksamin mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik secara profesional, responsif, transparan, akuntabel, berkeadilan, efisien, efektif dan bermartabat serta melaksanakan berbagai program pembangunan pro rakyat disegala bidang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Konsel dan Konut harus merealisasikan janji-janji kampanye saat Pilkada serentak tahun 2020. “Lelanjutkan program-program yang telah dirintis sejak awal dan harus lebih dimantapkan lagi,”kata Lukman Abunawas.

Wakil Gubernur Sultra yang juga Ketua DPD PDIP Sultra itu mengingatkan Bupati Ruksamin yang diusung PDIP saat Pilkada agar betul-betul merealisasikan janji-janji politiknya saat kampanye.”Jangan lupa akan komitmen dengan masyarakat. Dukung dan perhatikan mereka. Selain itu, mempererat hubungan Pemda, DPRD dan rakyat sebagai basis untuk pelayanan kepada rakyat dan pemerintahan,” tegas Lukman Abunawas.

Tak Ada Program 100 Hari

Tekad menuntaskan program kerja dan janji politik yang belum tuntas pada periode pertama terpatri kuat dalam diri Bupati Konsel, Surunuddin dan Bupati Konut, Ruksamin. Dua pemimpin beda kabupaten itu berjanji segera bekerja melayani rakyatnya. Kedunya kompak menekankan tak ada istilah program kerja 100 hari.

Bupati Konsel Surunuddin Dangga mengatakan langkah perdana memimpin periode kedua ini. Tidak ada sasaran program 100 hari kerja pada peridoe kedua ini. Surunuddin bersama Wakil Bupati Rasyid akan melanjutkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode sebelumnya. Program yang belum sempurna akan di tuntaskan pada periode 2021-2026 ini.

“Pada prinsipnya periode kedua, masih akan fokus menyempurnakan aktualisasi program periode pertama. Karena jika kita munculkan program baru secara mutlak, di satu sisi program periode awal belum jadi secara utuh, maka tatanan pembangunan akan prematur dan tidak akan beraturan,” kata Surunuddin saat ditemui di aula Rujab Gubernur Sultra usai dilantik menjadi Bupati Konsel, Senin (26/04/2021).

Mengenai program prioritas, kata dia, masih dominan menyasar sektor pertanian. Sebab, sekira 80 persen masyarakat Konsel berprofesi sebagai petani. Sistem penerapan program  akan dilakukan hirilisasi secara menyeluruh. Misalnya, ekstensifikasi dan intensifikasi lahan pertanian. Termasuk menyuplai varian komoditas baru yang dapat menambah pendapatan ekonomi masyarakat. “Masalah infrastruktur juga akan menjadi bagian perhatian utama. Posisinya sangat esensial karena sebagai denyut nadi lalulintas perekonomian daerah,” jelas Surunuddin Dangga.

Sementara itu, Wakil Bupati Konsel Rasyid menyampaikan akan bekerja maksimal dalam tugas dan fungsi jabatan yang telah di embankan. Undang-Undang menugaskan wakil bupati pada aspek evaluasi. “Pada poros ini, saya akan optimal. Dan tidak akan masuk atau mengambil tugas yang bukan domain saya,” kata Rasyid kepada Kendari Pos, Senin (26/04/2021).

Bupati Konut, Ruksamin juga menekankan tidak adanya program kerja 100 hari. Bupati Ruksamin mengakui masih ada program kerja pada periode pertama yang belum tuntas. Periode kedua menjadi momentum menuntaskan apa yang belum selesai. “Program 100 kerja hari hanya pada periode pertama. Pada periode kedua ini, kami bekerja melanjutkan pekerjaan yang lalu,” ujarnya.

Bupati Konut dua periode itu menjelaskan belum tuntas sepenuh agenda kerja periode pertama akibat diperhadapkan dengan perubahan regulasi tentang birokrasi dan penurunan APBD sekira 10 persen dari DAK. “Selain itu, kami diperhadapkan dengan musibah banjir. Bahkan saat ini kita masih terus diperhadapkan dengan pandemi Covid-19,”bebernya.

Kendati begitu, Ruksamin enggan menjadikan hal itu sebagai penghalang. Sebaliknya, tantangan dan hambatan itu menjadi pendorong semangatnya untuk mengabdi kepada rakyat dan daerah pada periode kedua ini. Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas pembangunan Ruksamin dan Abuhaera dalam konsep Konasara Jilid II. “Pada periode lalu, saya sudah tuntaskan pembangunan jalan kabupaten. Dari 699,69 kilometer, kami tuntaskan sekira  87 persen. Sisanya akan dituntaskan pada periode kedua ini,” sebut Ruksamin.

Selain itu, penanggulangan bencana, mulai mitigasi sampai penanganan pasca bencana. “Itu semua kita sudah siapkan melalui misi kelima Konut. Aspek pendidikan, kesehatan, perbaikan pemerintahan juga terus menjadi perhatian kita,” tutup Ketua DPW PBB Sultra itu. (rah/ali/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top