HEADLINE NEWS

Berkibar di Level Nasional, Anton Timbang Jadi Korwil Investasi Regional Sulawesi

KENDARINEWS.COM — Nama Anton Timbang mulai berkibar di level nasional. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra itu berhasil menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) Kadin VIII di Kota Kendari, 30 Juni lalu, setelah sebelumnya dijadwalkan di Bali.

Anton Timbang

Kini Anton Timbanng dipercaya memimpin sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi se Sulawesi oleh Menteri Investasi RI Bahlil Lahadalia. Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) nomor 11 tahun 2021.

Presiden RI, Jokowi (dua dari kiri) tiba di arena Munas VIII Kadin di pelataran Masjid Al Alam, Kota Kendari dan disambut Ketua Umum Kadin, Rosan Perkasa Roeslani (dua dari kanan) bersama Arsjad Rasjid (kiri) dan Anindya Bakrie (kanan).

Anton Timbang membenarkan atas penunjukan dirinya sebagai Korwil Satgas Percepatan Investasi di regional Sulawesi. Ia berkomitmen menciptakan iklim investasi sehat demi kebangkitan ekonomi Indonesia. Dengan kolaborasi bersistem profesional bersama pemerintah, misi tersebut dapat terwujud.

Baginya, jabatan adalah amanah yang harus dijaga dan dibalas dengan tanggungjawab dalam bentuk karya terbaik. Sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama, dapat terealisasi dengan baik.

Presiden Jokowi memberikan sambutan saat Munas VIII Kadin di Kendari

“Semua orang bisa menjadi pemimpin. Diawali dengan mempersiapkan diri melalui belajar secara terus menerus,” kata Anton Timbang kepada Kendari Pos, Senin (5/7).

Satgas Percepatan Investasi, kata dia, level pimpinan pusat diampuh langsung oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua yakni Wakil Jaksa Agung dan Wakapolri.

“Pusat terus bekerja membentuk tim di daerah. Alhamndulillah untuk Sulawesi sudah terbentuk dan saya yang dipercaya sebagai Ketua. Menaungi jazirah Sulawesi dengan beranggotakan seluruh Kapolda dan Kajati se Sulawesi,” ujarnya.

Anton Timbang menjelaskan, salah satu tugas Satgas ini yaitu memantau persoalan investasi dan memastikan adanya kerjasama investor dengan pengusaha UMKM lokal.

“Misalnya kalau ditemukan ada investor yang tidak bekerjasama dengan pengusaha mikro kecil dan menengah, maka langkah yang ditempuh, perusahan yang bersangkutan akan diberi teguran,” tandasnya. (ali/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top