Hukum & Kriminal

Berantas Odol, Kepala BPTD Turun Langsung Pimpin Operasi

Kendarinews.com–Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVIII Sultra semakin gencar memberantas angkutan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Sulawesi Tenggara. Terbaru, tim gabungan melakukan operasi pemberantasan Odol di seputaran Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Sabilambo di Kabupaten Kolaka, Jumat (13/8) sekitar pukul 22.00 wita.

Kepala BPTD XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf sampai pukul 01:00 wita masih memimpin langsung Operasi ODOL tersebut. Dengan melibatkan personel Satlantas Polres Kolaka, Ditreskrimsus Polda Sultra, Kejati Sultra, Dinas Perhubungan Sultra, PJR Polres Kolaka dan pihak terkait lainnya.

Saat operasi, sejumlah kendaraan kategori odol langsung ditindak tegas dan diamankan. Menyasar angkutan barang yang melebihi ketentuan daya angkut dan dimensi.

Kepala BPTD XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf mengatakan, UPPKB Sabilambo dijadikan lokasi lantaran menjadi jalur strategis kendaraan lintas provinsi maupun Kabupaten atau Kota. Operasi ODOL digelar dengan pola penindakan, yaitu dengan melakukan proses transfer muatan dan penahanan perjalanan bagi kendaraan yang melanggar.

Penindakan ini, sambungnya, merupakan bentuk implementasi undang-undang nomor 22 tahun 2019 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

“Kendaraan-kendaraan yang melewati ambang batas yang tidak ditentukan oleh aturan kita berikan tindakan. Bermacam macam, sesuai pelanggarannya. Selain tindakan berupa peringatan ataupun tilang. Jika kelewatan, kita lakukan penindakan yang menimbulkan efek jera, seperti kendaraannya diamankan jika cukup alat bukti langsung di p21. Artinya diproses secara hukum,” tegasnya.

Salah satu pelanggar Hajir, sopir lintas Kabupaten Kolaka – Kendari mengatakan, secara pribadi dirinya sudah mengetahui aturan tersebut. Namun ia mengaku sebagai sopir hanya mengikut permintaan pemilik barang.

“Pemilik barang kadang menekan untuk memuat barangnya, meski kadang lebih. Bagi sopir sebenarnya menginginkan muatan sesuai, pertama tidak menyiksa mobil. Karena beban kendaraan jadi sesuai peruntukannya. Kemudian meminimalisir biaya perawatan,” ujarnya. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top