Buton

Benteng Keraton Diproyeksi Jadi Warisan Dunia

KENDARINEWS.COM — Benteng Keraton menjadi salah satu situs sejarah kebanggaan masyarakat Buton. Keberadaan warisan budaya peninggalan Kesultanan Buton tersebut telah dikenal luas di seluruh wilayah Indonesia, hingga mancanegara. Kondisi itu menjadikan Benteng Keraton Buton sebagai salah warisan budaya yang potensi untuk dikembangkan sebagai wisata dunia.

Wali Kota Baubau, AS Tarmrin, mengatakan, pihaknya akan mengupayakan benteng keraton masuk menjadi warisan budaya dunia. Kebijakan untuk mewujudkan rencana tersebut akan ditempuh. Salah satunya adalah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Beijing untuk pengembangan Benteng Keraton. “Beijing memiliki benteng terpajang. Sementara Benteng Keraton terluas di dunia. Makanya kita akan buat MoU dengan Pemerintahan Beijing untuk pengembangan Benteng Keraton,” paparnya, kemarin.

Pihaknya juga telah memiliki konsep untuk mengembangkan kawasan Benteng Keraton. Yaitu dengan tetap mempertahankan konsep tradisonal. Makanya, seluruh bangunan yang ada dalam kawasan benteng diharapkan tak tersentuh arsitektur modern. “Semua ini tidak bisa hanya ditonjolkan saja, tapi mesti dipoles dengan suatu keunikan. Bangunan di dalam benteng keraton harus terpelihara keasliannya. Olehnya itu jangan lagi berdiri bangunan tembok dan tinggi di dalam Benteng Keraton,” tegasnya.

Selain itu juga akan disediakan home stay untuk tempat tinggal para wisatawan. “Sebuah tempat tinggal yang bersih dan nyaman yang mencirikan kekhasan Benteng Keraton,” sambung AS Tamrin. Selain pengembangan kawasan, wali kota juga sedang mengupayakan untuk mendorong percepatan pembangunan daerah. Pihaknya melibatkan tim ahli untuk memdukung kebijakan program kerja yang dilakukan. Sebab terdapat banyak program yang diharapkan tercapai untuk menjadikan Baubau sebagai kota maju, sejahtera dan berbudaya.

Kepala Bappeda Kota Baubau, La Ode Aswad, mengungkapkan. Wali Kota Baubau telah membentuk dan menunjuk tim percepatan pembangunan tahun 2020 dengan berbagai tugas. Mulai dari melaksanakan pengkajian dan analisis kebijakan wali kota, memberikan pertimbangan, saran, dan masukan dalam penyusunan serta pelaksanaan kebijakan. Termasuk melaksanakan pendampingan program prioritas wali kota yang dilaksanakan oleh perangkat daerah. “Kemudian melaksanakan mediasi antara perangkat daerah dan pihak terkait. Menyelesaikan hambatan pelaksanaan kebijakan Walikota Baubau dan lainya,” tandasnya. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top