HEADLINE NEWS

Batas Wilayah Sultra-Sulteng Bergeser dan Dirusak

KENDARINEWS.COM — Pergeseran dan perusakan pal batas utama (PBU) antara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Tengah (Sulteng) di blok Matarape, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), telah ditindaklanjuti di lapangan oleh anggota DPRD Konut. Temuannya sangat mengejutkan. Batas wilayah antara dua provinsi itu ternyata mengalami kerusakan dan pergeseran dari titik awal yang telah ditetapkan. Itu diketahui melalui perangkat global positioning system (GPS).

“Polemik pergeseran pal batas utama Sultra-Sulteng itu menjadi kewenangan Provinsi dan Pusat. Tapi karena kita berada di wilayah perbatasan, maka kita turun investigasi di lapangan,”ujar Wakil Ketua II DPRD Sultra, Made Tarubuana, Minggu (28/2). Ketua DPC PDIP Konut tersebut menjelaskan, pihaknya akan bersurat ke Pemkab agar bersurat pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dan selanjutnya diteruskan ke pusat.

“Alat yang kita bawa GPS, memang terjadi pergeseran batas wilayah Sultra-Sulteng,” sambungnya. Anggota DPRD tiga periode itu menjelaskan, dari hasil konfirmasi dengan warga setempat, penyebab pal PBU bergeser karena adanya aktivitas pertambangan di wilayah tersebut. “Menurut informasi dari warga, lokasi itu sudah dibebaskan (aktivitas tambang) dan diganti rugi pada masyarakat di wilayah di Blok Matarape. Karena di situ memang ada lahan celah sekitar berapa meter,” ujarnya.

Sayangnya, Made Tarubuana tidak dapat memastikan radius jarak pergeseran pal batas utama yang disebabkan aktivitas pertambangan. “Kalau datanya itu, Bagian Pemerintahan yang catat,” pungksanya. Kabag Administrasi Pemerintahan, Syukur Impi yang dikonformasi, enggan memberikan informasi soal PBU yang bergeser dan dirusak tersebut. “Saya tidak bisa mengeluarkan pernyataan. Nanti ketua tim investigasi,” argumennya. Sementara itu Ketua Tim yang juga Asisten I Setkab Konut, Hj. Alisa yang dihubungi berulang kali, tak memberikan respon. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru


To Top