Konawe Selatan

Batal Berangkat, 72 JCH Boleh Tarik BPIH

H. Joko

KENDARIONEWS.COM– Para jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) harus legawa dengan keputusan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia terkait pembatalan ibadah tahun ini. Itu berdasarkan surat keputusan Kemenag RI nomor 660 tentang pembatalan ibadah haji yang berlaku se-Indonesia. Pihak Kemenag Kabupaten Konsel juga sementara menyosialisasikan pembatalan tersebut pada sejumlah jamaah.

Kepala Kemenag Konsel, H. Joko, mengungkapkan, sebanyak 72 jamaah batal berangkat ke tanah suci tahun ini. “Karena ini adalah kebijakan Pemerintah Pusat, kita di kantor Kemenag kabupaten bukan pengambil kebijakan. Tugas kami adalah menjalankan isntruksi dan menyosialisasikan ke masyarakat, khususnya para JCH,” ungkapnya, Rabu (9/6).

Soal jamaah yang hendak menarik kembali biaya pelunasan hajinya, Joko tidak mempersoalkan. Ia bahkan berjanji akan memfasilitasi bila memang ada jamaah yang ingin menarik kembali biaya pelunasan ibadah haji (BPIH).
Jumlah pelunasan biaya haji itu menurut Joko mencapai Rp 35 juta. Sementara total jamaah yang seharusnya berangkat adalah 33 pria dan 39 wanita. “Jumlah 72 orang ini adalah jamaah yang keberangkatannya juga tertunda pada tahun 2020 lalu. Jadi sudah dua kali batal,” akunya.

Joko melanjutkan, jika ada jamaah yang akan menarik dana pelunasan haji, maka tetap bisa membayar kembali jika pemerintah sudah menjadwalkan pemberangkatan.

“Asal jangan tarik semua dengan dana awalnya. Kalau diambil semua, sama halnya menarik diri dari daftar JCH,” tambahnya. Joko berharap seluruh jamaah yang telah masuk prioritas pemberangkatan tahun ini agar tetap bersabar. “Semoga Pandemi ini segera berlalu dan pemerintah bisa kembali melaksanakan persiapan lagi,” harapnya. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top