Basarnas Kendari Selamatkan 7 Korban Kecelakaan di Laut Selama Nataru 2022

KENDARINEWS.COM–Masa siaga SAR Khusus Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) telah berakhir. Itu ditandai dengan dilaksanakannya Apel Penutupan Siaga SAR Khusus dipelataran upacara Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala KPP Kendari Aris Sofingi.

Dalam sambutannya, Kepala KPP Kendari menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang melaksanakan Siaga SAR khusus ini hingga dapat berjalan dengan baik segala kekurangannya akan di evaluasi kembali agar selanjutnya dapat lebih baik lagi dalam pelaksanaannya.

Tampak Personil Basarnas Kendari aktif membatu masyarakat selama masa Nataru 2022.

Aris mengungkapkan, Siaga SAR Khusus ini berlangsung selama 19 hari dimulai dari tgl 17 Desember 2021 hingga 4 januari 2022. Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai yang telah direncanakan.

Tampak Personil Basarnas Kendari aktif membatu masyarakat selama masa Nataru 2022.

Beberapa titik lokasi yang menjadi tempat pemantauan seperti Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Wanci, Pelabuhan Wawonii, Pelabuhan Torobulu, Pelabuhan Murhum, Pelabuhan Raha, Pelabuhan Penyebrangan Kolaka – Bajoe, Bandara Haluoleo, Bandara Betoambari, Bandara Matahora serta beberapa titik wisata didaerah Kendari, Kolaka, Baubau, Wakatobi, Luwu timur, Konawe Utara dan Muna.

“Untuk arus mudik terpantau normal dan tidak terlihat terjadinya lonjakan pemudik yang signifikan. Sementara untuk tempat-tempat wisata yang terpantau, terjadi sedikit peningkatan dari hari sebelumnya mengingat adanya beberapa hari libur yang berturut-turut,” ungkap Aris.

Tampak Personil Basarnas Kendari aktif membatu masyarakat selama masa Nataru 2022.

Lanjut dia, untuk kecelakaan dikurun waktu 19 hari tersebut terjadi 4 kondisi membahayakan manusia dan 3 kecelakaan kapal dengan total keseluruhan 7 kecelakaan. Rinciannnya, pada 17/12 Ops SAR KMM terhadap 1 orang yg terjatuh dalam sumur di Desa Lakapoda Kab. Muna Korban MD (Meninggal Dunia), selanjutnya 19/12 Ops SAR KMM terhadap 1 orang tenggelam di Bendungan Wawotobi Kab. Konawe Korban MD.

Pada 22/12 Ops SAR KMM terhadap 1 orang hilang saat berenang di Sungai Lasolo Kab. Konawe Utara yang diduga diterkam buaya
Korban MD, 23/12 Ops SAR kecelakaan kapal KM Putra Rahim mengalami mati mesin akibat dihantam badai disekitar perairan Lasalimu Kab. Buton Korban 3 orang selamat, 23/12 longboat mati mesin di Saponda Kab. Konawe Kepulauan
Korban 3 orang selamat.

Kemudian pada 23/12 Ops SAR KMM terhadap 1 orang pemancing yang hilang disekitar Pantai Purirano Kab. Konawe Korban MD, dan pada 27/12 Ops SAR kecelakaan kapal 1 orang nelayan yang belum kembali dari melaut dengan menggunakan longboat diantara pulau batuatas dan perairan Kepulauan Wakatobi Korban selamat, “Jadi total jumlah korban selamat sebanyak 7 orang, sementara yang meninggal dunia 4 orang,” ungkap Aris. (rls/kn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *