Konawe Utara

Banjir dan Longsor Mulai Mengintai

KENDARINEWS.COM — Intensitas curah hujan di wilayah Konawe Utara (Konut) mulai mengalami peningkatan. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun kali diminta terus waspada menghadapi musim hujan.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Djasmiddin, menuturkan intensitas hujan yang turun tak hanya menyasar wilayah Konut, melainkan sebagian kabupaten di Sultra. Itu berdasarkan hasil koordinasi dan komunikasi BPBD Konut dengan pihak Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari.

“Hujan disertai petir akhir-akhir ini mengalami peningkatan. Warga yang berada di wilayah bantaran sungai maupun penggunungan untuk lebih waspada. Banjir dan longsor mengintai,” ujar Djasmiddin, mengingatkan. Pria berkacamata itu menjelaskan, hasil koordinasi dengan BMKG Kendari menyebutkan, potensi banjir di Konut kemungkinan akan kembali terjadi.

“Makanya Konawe Utara harus siaga intens terkait bencana banjir. Karena prediksi bulan Maret-April kemungkinan banjir,” katanya. Hujan deras disertai petir selalu berkorelasi dengan potensi longsor, terutama pada daerah-daerah pertambangan seperti di Kecamatan Molawe, yang tersebar di Desa Mandiodo, Tapunggaya dan Mowundo. Termasuk di Kecamatan Lasolo Kepulauan.

Djasmiddin menambahkan dalam waktu dekat, Kepala BMKG akan berkunjung di Bumi Oheo bertemu Bupati Konut, Ruksamin untuk mempersentasikan terkait kondisi cuaca di Bumi Oheo. “Diagendakan pada tanggal 20 Februari, Kepala BMKG akan berkunjung ke Konut, juga bertemu dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pihak instansi terkait,” pungkasnya. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top