Nasional

Aturan Tes PCR-Antigen Masuk Mal, Mendag Dituding Berpihak ke Segelintir Pengusaha

KENDARINEWS.COM — Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS merespons soal dugaan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi berpihak ke segelintir pengusaha.

Fernando blak-blakan menyebut, Lutfi harusnya mampu menempatkan diri dan berpihak ke semua pengusaha.

“Tentunya dengan tetap membantu pemerintah dalam menangani pandemi,” kata Fernando kepada GenPI.co, Rabu (11/8/2021).

Fernando menyoroti aturan masuk pusat perbelanjaan atau mal dengan menggunakan tes PCR-Antigen.

Padahal, kebijakan Mendagri dengan memperketat prokes di dalam mal saja sudah dirasa cukup.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

Fernando meminta Lutfi tak hanya berpihak ke pengusaha alat kesehatan, seperti tes PCR-Antigen, tetapi juga para pengusaha mal.

“Syarat PCR-Antigen itu pada akhirnya bisa merugikan pengusaha yang ada di dalam mal,” katanya.

Seperti diketahui, ada kebijakan anyar soal aturan masuk mal dari Mendag Lutfi.

Syaratnya ialah menunjukkan sertifikat vaksin dalam aplikasi Peduli Lindungi.

Bagi yang belum bisa menunjukkan sertifikat vaksin karena alasan kesehatan, wajib melakukan PCR atau Antigen terlebih dahulu.

Sementara itu lewat Instagram-nya, Mendag Muhammad Lutfi menjelaskan hal tersebut.

“Teman-teman, saya ingin menjelaskan pernyataan saya terkait pengunjung mal yang harus menunjukan hasil negatif PCR (2 hari) atau antigen (1 hari),” tulis Instagram @mendaglutfi, Rabu (11/8/2021).

Dia mengatakan aturan itu berlaku bagi sejumlah pihak. Pertama, berlaku bagi yang tidak divaksin karena alasan kesehatan.

“Kedua, mengapa peraturan ini dibuat khusus untuk pusat perbelanjaan dan mal, karena sirkulasi udara di mal dan pusat perbelanjaan dilengkapi pendingin udara,” ujar Lutfi.
Prioritas utamanya, kata dia, adalah menekan laju penyebaran covid-19 yang rentan dalam ruangan tertutup.

Bagi yang sudah divaksin dan sudah mengunduh aplikasi @pedulilindungi.id , dapat scan langsung di pusat perbelanjaan dan mal.

“Pengunjung pusat perbelanjaan dan mal pada masa uji coba ini adalah yang ingin berbelanja dan dalam keadaan sehat,” kata Mendag Lutfi. (genpi/fajar/kn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top