Hukum & Kriminal

ASN di Buton Dilaporkan Cabuli Remaja 12 Tahun

KENDARINEWS.COM — Status pamong publik yang disandang Daisia gagal diemban dengan baik. Pria berusia 41 tahun itu justru mencoreng nama lembaga pemerintahan tempatnya Ia mengabdi sebagai ASN. Daisia terungkap sebagai pelaku pencabulan anak dibawah umur. Itu setelah Kepolisian Resort Buton melakukan penyelidikan atas laporan orang tua korban, Darmin.

Daisia diamankan di lingkungan Wakoko, Pasarwajo. Saat ditahan Tim Criminal Rays, PNS tersebut tak melakukan perlawanan. Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Dedi Hartoyo, mengurai kronologis pengungkapan aksi bejat sang abdi negara. Awalnya sekitar bulan Februari hingga November 2020 terlapor melakukan perbuatan cabul kepada korban. “Terlapor datang ke rumah korban, diajak ke kamar dan dikasih nonton vidio porno, lalu diajak praktek dengan cara mengocok hingga mengisap penis korban hingga mengeluarkan sperma,” cerita AKP Dedi. Aksi tak senonoh itu dilakukan terduga pelaku berkali-kali hingga pada akhirnya diketahui orang tua korban melalui pengakuan sang anak, Duki Cangyang, seorang remaja laki-laki yang baru berusia 12 tahun.

Kini, polisi sudah mengamankan terduga pelaku di Mako Polres Buton. Pemeriksaan lebih lanjut tengah dilakukan terhadap pelaku dan juga dengan menghadirkan saksi-saksi. “Dari periksaan awal yang dilakukan Tim Criminal Rays terhadap terduga pelaku, pelaku mengakui semua aksinya,” tambahnya. (Lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top