Politik

Ardin Bungkam Soal PAW Pimpinan DPRD Konawe

KENDARINEWS.COM — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, H. Ardin, belum mau berkomentar banyak terkait terbitnya surat keputusan (SK) DPP PAN nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/429/X/2020 tertanggal 16 Oktober 2020 tentang pergantian antar waktu (PAW) pimpinan parlemen. Politikus partai berlambang matahari terbit itu bungkam mengenai instruksi DPP yang mencopot dirinya sebagai pimpinan DPRD dari Fraksi PAN masa jabatan 2019-2024.

“Jangan tanya soal itu. Saya no komen dulu,” singkat Ardin, ketika dikonfirmasi, akhir pekan lalu. Sementara itu, Ketua Fraksi PAN DPRD Konawe, Hariyadi, menuturkan, PAW merupakan hal yang lumrah terjadi dalam mekanisme kepartaian. Mengenai pencopotan pimpinan DPRD Konawe dari fraksi PAN, dirinya menyebut, awalnya mengetahui informasi tersebut dari postingan media sosial. Ia pun mengaku, belum melihat fisik SK PAW dari DPP PAN yang diserahkan ke pihak Sekretariat DPRD Konawe.

“Jangan dulu giring ke isu lain. Hal-hal seperti ini tidak perlu terlalu diributkan,” argumennya, kemarin. Sebelumnya, DPP PAN telah mengeluarkan SK PAW tertanggal 16 Oktober 2020 mengenai pergantian pimpinan DPRD Konawe dari Fraksi PAN masa jabatan 2019-2024. Dalam SK yang diteken Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN Edi Soeparno itu, DPP mencopot H. Ardin sebagai pimpinan DPRD dan digantikan Beni Setiadi Burhan, legislator PAN yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Konawe. Seperti diketahui, PAN merupakan partai jawara di Konawe pada Pemilu tahun 2019. Total ada delapan kursi berhasil diraih, disusul Gerindra lima kursi dan PDIP empat kursi. Dengan perolehan itu, jatah kursi Ketua DPRD Konawe masa jabatan 2019-2024 menjadi milik PAN. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top