Kolaka Utara

Alat Uji Kendaraan di Kolut Rusak Total


KENDARINEWS.COM — Sejumlah peralatan uji angkutan roda empat yang berada pada Balai Pengujian Kendaraan di Desa Rante Limbong, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) rusak total karena terendam air akibat banjir. Untuk biaya perbaikan dan mengganti alat dikalkulasi membutuhkan dana sekitar Rp 1 miliar. Kepala Dinas Perhubungan Kolut, Ir. Junus, mengatakan, semua peralatan dipastikan rusak dan belum diperbaiki hingga saat ini. Fasilitas alat uji itu rusak cukup lama saat kejadian banjir di Rante Limbong beberapa tahun lalu. “Pendanaan itu sebenarnya lebih cenderung dialokasikan Pemkab. DPRD juga merespon baik, namun kami juga harus maklumi karena minim dana. Apalagi membutuhkan biaya besar,” jelas Junus, kemarin.

Ir. Junus

Sejumlah peralatan di balai itu kata dia menggunakan rangkaian elektronik. Jika harus meminta biaya perawatan, Junus meragukan bisa segera dipakai. “Belum ada saya lihat postur anggarannya kalaupun kami bermohon ke pusat. Tetapi kami akan coba tahun depan mudah-mudahan tersedia melalui dana alokasi khusus (DAK),” sambungnya.

Pada dasarnya, setiap kabupaten harus memiliki fasilitas terkhusus di Kolut, mengingat jalur dan medannya penuh tantangan. Bumi Patowonua jadi jalan lintas provinsi dan pada lintasannya, kerap mobil terbalik, terjun ke jurang. Mulai dari angkutan pribadi, penumpang hingga truk ekspedisi. Hal lain disampaikan Junus, menyangkut pembangunan terminal tipe B di Pasar Sentral Lacaria yang belum rampung. Proyek tetsebut ditangani Pemprov Suawesi Tenggara. Namun khusus tahun ini baru sebatas penyiapan lahan dan pembangunan pagar keliling.

“Sepertinya untuk pembangunan kantor, ruang tinggu dan fasilitas lainnya dilanjutkan 2021. Kalaupun dioperasikan paling lambat 2022,”imbuhnya. Jika terminal rampung, bongkar muat penumpang harus dilakukan dalam area tersebut dan bukan pada tepi-tepi jalan. Sesuai kontrak, proyek lanjutan pematangan dan penataan parkir dilaksanakan CV Malleebu dengan anggaran pengerjaan lebih dari Rp 4,4 miliar. (c/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top