Wakatobi

Alat Perekaman Rusak, Disdukcapil Terancam tak Bisa Cetak KTP-el

KENDARINEWS.COM — Blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wakatobi memang masih cukup tersedia. Sayangnya, beberapa alat perekaman dan cetak KTP-el, justru mengalami kerusakan. Bahkan dikhawatirkan, beberapa bulan ke depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi belum bisa mencetak KTP-el secara mandiri. Apalagi tahun ini anggaran untuk perbaikan perangkat pencetakan, tidak dialokasikan.

Selain alat perekaman di delapan kecamatan, satu alat print KTP-el satu-satunya yang diandalkan instansi tersebut justru tak bisa berfungsi normal. Instrumen itu mengalami kerusakan sejak akhir tahun 2020 lalu dan belum bisa diperbaiki karena terkendala biaya. Sementara untuk saat ini, Disdukcapil Wakatobi hanya mengandalkan satu alat print pinjaman dari Pemerintah pusat. Kepala Disdukcapil Wakatobi, Abdul Rahim, mengatakan, pihaknya tak bisa berbuat banyak terkait alat print KTP-el yang rusak. Apalagi biaya perbaikan alat ini diperkirakan kurang lebih Rp 15 juta.

“Kami hanya bisa bersabar saja. Karena tahun ini biaya perbaikan itu tidak ada dan tidak diberi ruang. Yang paling kami khawatirkan jangan sampai alat pinjaman ini kami kembalikan dan Wakatobi tidak bisa print KTP-el sendiri,” keluh Abdul Rahim, kemarin. Kendati demikian, pihaknya tetap optimis akan mencapai target sesuai program kerja. Bahkan, meski anggaran terbatas dan minim sarana prasarana, pihaknya mampu mencetak prestasi gemilang.

Terbukti pada tahun 2020 lalu, kinerja Disdukcapil Wakatobi mampu melampaui proteksi pusat. “Dengan segala keterbatasan yang ada, alhamdulillah semangat kami melayani masyarakat tidak pernah surut. Kami bahkan mampu meraih prestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya. Ia juga mengimbau masyarakat yang belum merekam KTP-el selama ini agar segera ke Disdukcapil Wakatobi. Meski terbatas, pelayanan tetap dibuka hingga siang hari. “Kita kondisikan dengan pandemi. Kami tetap melayani dan Insya Allah kalau jaringan bagus bisa langsung dicetak. Bagi yang cukup umur dan belum pernah merekam, blanko ada dan kita masih bisa print KTP-el sendiri,” pungkasnya. (b/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top