Hukum & Kriminal

Aksi Rusuh di Areal PT VDNI, Polisi Tetapkan 12 Orang Tersangka

KENDARINEWS.COM — Aksi demo yang berakhir rusuh di areal pertambangan PT VDNI Konawe berujung persoalan hukum. Sebanyak 12 orang demonstran ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga bertanggung jawab dibalik aksi kerusuhan hingga pembakaran dan perusakan sejumlah fasilitas di pabrik nickel PT VDNI.

Kombes Pol Ferry Walintukan

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap aksi demonstrasi para buruh menuntut kenaikan upah dan kejelasan status karyawan yang berakhir chaos. Hingga kini, sebanyak 12 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Para tersangka diancam dengan Pasal yang berbeda beda, IS (27), RM (37), WP (25), NA (23), AP (23) dan KS keenamnya diancam pasal 160 dan 216 KUHP. Sedangkan SP dan AP keduanya disangkakan pasal 170 KUHP Jo. Pasal 406 KUHP dan SS dalam pasal 170 KUHP Jo. Pasal 187 KUHP,” jelasnya kemarin.

Selain itu, pihaknya telah menahan tiga koordinatir lapangan (Korlap), Sabtu (19/12). Ketiganya, AF Alias A adalah Korlap asal Konawe, IR Korlap asal Konawe dan LN alias ST Korlap yang merupakan karyawan PT OSS. “Ketiganya juga disangkakan dalam pasal 160 KUHP dan atau Pasal 216 KUHP,” tambahnya. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top