Muna

Agista Minta PKK Jadi Pelopor Pemberantasan Stunting

Agista meminta TP PKK menjadi basis utama pencegah stunting. Peran perempuan dalam keluarga perlu dioptimalisasi mengingat masalah tersebut cukup serius mengancam perkembangan generasi muda. Apalagi, masalah stunting masih mencapai 30,8 persen secara nasional. Khusus di Sultra, angkanya masih 28,8 persen. Pemprov menargetkan penurunan hingga 20 persen.

“Seluruh PKK harus menjadikan masalah stunting sebagai fokus bersama. PKK harus menyelanatkan generasi muda daerah,” jelasnya.

Isteri orang nomor satu di Bumi Anoa itu menambahkan, stunting harus dicegah mulai dari diri sendiri dengan membiasakan pola hidup sehat. Perempuan diharapkan menjadi pionir utama yang dapat menjaga anak usia dini terutama pada 1000 hari pertama perkembangannya. “Perempuan harus memulai duluan,” paparnya.

PKK juga harus melakukan identifikasi secara kompfehensif jumlah balita terserang stunting. Langkah itu dilakukan untuk menemukan formula pencegahan maupun penindakannya. PKK juga harus membangun sinergi bersama Pemkab masing-masing. “Ini harus jadi masalah bersama dan PKK digarda terdepan dalam pemberantasan stunting,” sambungnya.

Laman: 1 2 3


Notice: Trying to get property 'term_id' of non-object in /home/kendarinews/public_html/wp-content/themes/flex-mag/functions.php on line 1987
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top