Metro Kendari

283 IUP, Hanya 24 Siap Berkantor : Gubernur Sultra Kumpulkan Pengusaha Tambang

Menurut Andi Azis, ESDM Sultra sudah bersurat dua kali kepihak perusahaan terkait kewajiban memiliki kantor pusat dan punya NPWP di Sultra. Andi Aziz mengatakan rapat rekonsiliasi pemegang IUP itu bertujuan untuk melakukan penyelesaian potensi perbedaan data pemerintah dan perusahaan terkait data finansial. “Agar dapat terlihat kewajiban administrasi, masalah teknik, lingkungan dan finansial perusahaan. Kemudian potensi dan besaran pendapatan negara, provinsi dan kabupaten akan terlihat juga dalam pertemuan ini,” ungkapnya.
Andi Aziz melanjtukan untuk melakukan evaluasi kepatuhan secara administrasi, teknis, lingkungan dan finansial terhadap IUP yang terdaftar di Provinsi Sultra telah dibentuk tim evaluasi sesuai keputusan Gubernur Sultra Nomor 131 tahun 2019 tentang pembentukan tim evaluasi pengelola pertambangan mineral dan batubara Provinsi Sultra.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan yakin jika kekayaan alam yang terkandung dalam perut bumi Sultra bisa menyejahterakan rakyat apabila pengelolaanya lebih optimal. Faktanya, saat ini kontribusi sektor pertambangan masih minim. Masalah jamrek, tunggakan royalti hingga penerimaan daerah dalam bentuk PAD masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dan pihak perusahaan.

Dalam arahannya, Gubernur Ali Mazi mengatakan Pemprov Sultra membuka diri akan masuknya investasi di Bumi Anoa. Hanya saja ada dua hal pokok yang harus dipenuhi investor. Pertama, segala mekanisme hak dan kewajibannya harus sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top