Muna

243 CPNS dan 111 P3K Terima SK 100 Persen, BKPSDM : Jangan Buru-buru Minta Pindah

KENDARINEWS.COM — Surat keputusan (SK) pengangkatan 243 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 resmi diserahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna. SK pengangkatan tersebut juga bersamaan diserahkan kepada 111 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) rekrutan tahun 2019. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muna, Sukarman Loke, menerangkan, SK yang diserahkan tersebut adalah pengesahan status sebagai PNS 100 persen. Kendati demikian, seharusnya yang menerima SK 100 persen dari CPNS tahun 2018 berjumlah 265 orang, namun SK terhadap 21 diantaranya masih belum terbit. Sedangkan kelompok P3K sedianya berjumlah 113 namun satu diantaranya sudah lebih dulu lulus seleksi CPNS dan satu orang lagi sudah meninggal dunia.

“21 orang itu tidak gugur. Hanya SK terlambat terbit karena satu dan lain hal. Statusnya masih tetap CPNS 80 persen sambil menunggu SK pengangkatannya,” jelas Sukarman Loke, Selasa (23/2). Ia menjelaskan, SK ASN tersebut akan berlaku seumur hidup. Sedangkan SK bagi P3K akan dievaluasi setiap lima tahun. Selanjutnya para ASN maupun P3K itu ditempatkan sesuai jabatannya masing-masing. Selain harus disiplin dan berkinerja baik, ASN maupun P3K mesti menunjukkan loyalitas kepada pimpinan.

“Harus bekerja sesuai visi pemerintah daerah. Tunjukkan loyalitas itu untuk menunjang jenjang karir,” paparnya. Dalam kesempatan itu, Bupati Muna, LM. Rusman Emba, menjelaskan, setelah resmi menjadi bagian dari birokrasi, PNS dan P3K itu harus segera menyesuaikan diri dengan tugas masing-masing. Dirinya berharap konsolidasi birokrasi akan semakin kuat dengan bergabungnya para abdi negara yang baru tersebut. “Karena jumlah kita bertambah, maka pelayanan harus semakin baik,” paparnya.

Ia menguraikan, khususnya ASN saat ini adalah masa depan birokrasi do Muna. Ia meminta mereka memberikan pengabdian penuh bagi daerah sebagai bentuk komitmen diri menjadi aparatur pelayan masyarakat. Dirinya juga menegaskan, jenjang karir tentu menanti, seiring penyegaran birokrasi dari waktu ke waktu. Namun ia menegaskan, terkait hal itu profesionalisme dan kompetensi menjadi tolak ukur utama dalam penilaian promosi jabatan.

“Bekerja penuh dengan niat pengabdian, bukan mengejar jabatan. Percaya saja, rejeki datangnya dari Allah SWT. Kalau kita ikhlas dalam menunaikan tugas, jabatan dan materi akan datang dengan sendirinya,” paparnya. Rusman Emba juga menekankan, ASN dan P3K yang baru harus memiliki visi yang sama dengan Pemkab Muna. Makanya ia mewanti-wanti agar selalu mengikuti petunjuk pimpinan dan jangan melakukan kegiatan apapun yang mengganggu kinerja birokrasi secara umum. “Jangan setelah dapat SK, lalu buru-buru minta pindah. Saya tegaskan, cintai daerah ini karena Kabupaten Muna membutuhkan pengabdian dari kita semua,” pungkasnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top