Kumpulan Doa Tobat dari Perbuatan Dosa Disertai Latin dan Artinya

KENDARINEWS.COM–Manusia adalah makhluk tempatnya salah, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Oleh karen itu, ketika teringat dengan kesalahan, maka diharuskan untuk segera meminta maaf dan bertobat.

Mintalah ampunan dari Allah SWT atas segala dosa – dosa dan kesalahan yang diperbuat dan mintalah petunjuk agar bisa kembali ke jalan yang benar.

Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tobat adalah sadar dan menyesal akan dosa yang diperbuat.

Sedangkan bertobat adalah menyesal dan berniat akan memperbaiki segala perbuatan yang salah. Jadi tobat adalah kewajiban yang harus dilakukan bagi seorang muslim yang telah berbuat salah.

Adapun dibawah ini adalah bacaan doa dan tobat yang dilansir dari laman Nu Online, disertai latin dan artinya.

Doa Pengampunan Dosa Dari Rasulullah Saw

Doa permohonan pengampunan dosa ini diajarkan Nabi Muhammad Saw kepada Abu Bakar Ash Shiddiq agar dibaca dalam sholat.

Para ulama telah bersepakat dan menganjurkan membaca doa di bawah ini saat setelah duduk tasyahud akhir sebelum salam.

اَللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا, وَلَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ, فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ, وَارْحَمْنِي, إِنَّكَ أَنْتَ اَلْغَفُورُ اَلرَّحِيمُ.

Allāhumma innī zalamtu nafsī zulman katsīran (tercatat “kabīran” pada sebagian riwayat), wa lā yaghfiru dzunūba illā anta, faghfir lī maghfiratan min ‘indika, warhamnī, innaka antal ghafūrur rahīmu.

Artinya : Artinya: Tuhanku, sungguh aku telah menganiaya diri sendiri dengan penganiayaan yang banyak (sebagian riwayat ‘yang besar’). Tiada yang dapat mengampuninya kecuali Engkau. Anugerahkanlah ampunan dari sisi-Mu. Rahmatilah aku. Sungguh, Kau maha pengampun, lagi maha penyayang.

 جِدِّي وَهَزْلِي؛ وَخَطَئِي وَعَمْدِي؛ وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ المُقَدِّمُ، وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ 

قَدِيْرٌ

Allāhummaghfir lī khathī’atī wa jahlī, wa isrāfī fī amrī, wa mā anta a‘lamu bihī minnī. Allāhummaghfir lī jiddī wa hazlī, wa khatha’ī wa ‘amdī. Wa kullu dzālika ‘indī. Allāhummaghfir lī mā qaddamtu wa mā akhkhartu, wa mā asrartu, wa mā a‘lantu, wa mā anta a‘lamu bihī minnī. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru, wa anta ‘alā kulli syai’in qadīrun.

Artinya: Tuhanku, ampunilah kekeliruan dan kebodohanku, kelewatan batasku dalam sebuah hal, dan dosaku yang mana Kau lebih tahu dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku dalam serius dan gurauanku, kekeliruan dan kesengajaan ku. Apa pun itu semua berasal dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku yang terdahulu dan terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan kunyatakan, dan dosa yang mana Kau lebih tahu dariku. Kau maha terdahulu. Kau maha terkemudian. Kau maha kuasa atas segala sesuatu (HR Bukhari dan Muslim).

Dibawah ini adalah doa yang diabadikan dalam Al – Quran Surat Al- Araf yang dibaca Nabi adam dan Siti Hawa karena kesalahan keduanya. 

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Rabbanā zhalamnā anfusanā. Wa illam taghfir lanā wa tarhamnā, lanakūnanna minal khāsirīna.

Artinya: Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri sendiri. Jika Kamu tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk hamba-Mu yang merugi (Q.S Al-A‘raf ayat 23).

Doa Taubat Nabi Yunus

Doa ini dibaca oleh Nabi Yunus A.s saat meminta taubat dalam tiga kegelapan, yaitu kegelapan malam, kegelapan dibawah permukaan air laut dan kegelapan di dalam perut ikan paus.

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Lā ilāha illā anta. Subhānaka innī kuntu minaz zhālimīna.

Artinya: Tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim

Doa Taubat dari Syair Abu Nawas


فَهَبْ لِيْ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبِيْ فَإِنَكَ غَافِرُ الذَنْبِ العَظِيْمِ 

Ilahi lastu lil Firdausi ahla # Wala aqwa ala naril jahimi 

Fahabli taubatan waghfir dzunubi # Fainnaka ghafirudz dzanbil ‘azhimi.

Artinya: Tuhanku, aku bukanlah penghuni yang pantas surga-Mu. Aku pun tidak sanggup masuk neraka. Karena itu, bukalah pintu taubatMu. Ampunilah segenap dosaku. Karena sungguh Engkau adalah Dzat yang maha pengampun.

Semoga Allah swt selalu memudahkan langkah kita dalam berbuat kebaikan dan mengakui kesalahan.(jp/kn)

Tinggalkan Balasan