Tips Olahraga di Bulan Ramadan, Begini Anjuran Dr. Tirta agar Tubuh Tetap Kuat

KENDARINEWS.COM–Olahraga menjadi salah satu kegiatan bagaimana kita bisa menerapkan pola hidup sehat yang seimbang.

Namun, ditengah suasana berpuasa, pastinya rasa malas untuk melakukan olahraga itu pasti ada, apalagi lemas lantaran tidak ada asupan makanan atau minuman seharian membuat tubuh menjadi tidak bergairah.

Tapi tahukah kalian, jika berolahraga saat puasa bukan sesuatu yang berat jika kita mengetahui langkah-langkah yang tepat.

Sejatinya, kita tetap harus berolahraga meskipun sedang berpuasa agar tubuh tidak terasa lemas karena kita hanya berdiam diri.

Melalui media sosial Twitter, Dr. Tirta memberikan beberapa tips agar tetap kuat berolahraga saat berpuasa.

1. Kurangi durasi berolahraga

Jika biasanya kita memerlukan waktu yang cukup panjang untuk berolahraga agar hasil maksimal, namun saat berpuasa ada baiknya untuk mengurangi durasi olahraga.

Durasi selama 30 hingga 45 menit sudah cukup bagi kita untuk melakukan olahraga saat berpuasa.

2. Hindari beban yang terlalu berat

Selama berpuasa tentu tubuh kita hanya memiliki energi yang terbatas. Oleh karena itu, dengan menghindari beban yang terlalu berat membuat kita tidak cepat lelah ketika berolahraga dalam kondisi puasa.

Menghindari beban berat tentu juga menghindarkan tubuh kita dari cedera saat berolahraga ketika berpuasa.

3. Lakukan olahraga dengan intensitas yang sedang

Olahraga dengan intensitas yang sedang dapat mengurangi rasa lelah ketika berolahraga saat puasa. Meski maintenance, olahraga tetap berkualitas juga kita melakukannya dengan rutin.

Dr. Tirta juga menjelaskan bahwa kita dapat melakukan olahraga di waktu-waktu

Menurutnya, olahraga bisa dilakukan 2 jam sebelum berbuka, setelah sholat Tarawih, atau sebelum tidur. Meski begitu kita tetap harus mengetahui kondisi tubuh kita terlebih dahulu.

Dr. Tirta menganjurkan jika ingin melakukan olahraga setelah berbuka, jangan lupa untuk konsumsi terlebih dahulu air mineral yang cukup atau dengan cairan elektrolit.

Mengonsumsi makanan yang mengandung energi cepat seperti buah apel juga dianjurkan karena akan menambah cadangan energi dalam tubuh selama melakukan olahraga.

Jika ingin melakukan olahraga sebelum sahur, kita perlu memperhatikan kualitas jam tidur. Olahraga sebelum sahur disarankan hanya untuk seseorang yang memiliki kualitas jam tidur yang cukup dan beban kerja seharian yang tidak berat.

Dr. Tirta juga melanjutkan durasi tidur yang cukup adalah 5-6 jam agar aman ketika berolahraga.

Jika kamu dalam kondisi begadang dan nekat untuk melakukan olahraga sebelum sahur malah tidak baik untuk kesehatan jantung.

Selama berpuasa, kalori dalam tubuh kita cenderung terbatas. Makan malam dengan porsi berlebih bukan langkah yang tepat untuk menambah kalori. (Jp/kn)

Tinggalkan Balasan